Pelaku Sebut Belajar Membuat Ganja Likuid dari YouTube

  Jumat, 04 September 2020   Budi Cahyono
Kapolres Metro Jakpus, Kombes Heru Novianto (Foto: Ratih Widihastuti Ayu Hanifah)

KEMAYORAN, AYOJAKARTA.COM – Dalam pemeriksaan lanjutan, F (21), pelaku pembuat serta peracik ganja gorilla likuid mengaku mempelajari teknik pembuatan narkotika tersebut melalui media sosial.

"Belajar dari video di media sosial, YouTube," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto di Kantor Polres Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2020).

AYO BACA : Pembuat Ganja Gorila Likuid Ditangkap Polres Jakpus

F ditangkap polisi di kawasan Jati Asih, Bekasi. Berdasarkan pengakuan pelaku, bahan-bahan untuk membuat ganja gorilla likuid itu didapatkan dari luar negeri. Ia kemudian meraciknya sendiri.

"Bahan-bahan ini sengaja dipesan tersangka jadi ramuan. Mungkin di Indonesia belum ada makanya cari dari luar negeri," kata Heru.

AYO BACA : Ekstasi dan Tembakau Gorila Jadi Barang Bukti Penangkapan Jerry Aurum

Dari belajar lewat medsos tersebut, pelaku turut menggunakan terlebih dahulu barang haram tersebut sebagai tester, lalu menjualnya.

Adapun cara penjualannya, pelaku memasarkan barang tersebut melalui media sosial, yakni Instagram.

Dalam proses penjualan di media sosial tersebut, pelaku melakukan kamuflase dengan memberi kode-kode tertentu pada barang. Heru menjelaskan, teknik transaksi berawal dari pemesanan via Instagram, lalu pembeli mentransfer sejumlah uang.

Dalam tahap pengirimannya, barang tidak langsung ke alamat pembeli, melainkan ditujukan ke lokasi tertentu. "Misal saya tempel di sini (di suatu tempat, Red), pembeli tinggal ngambil ke lokasi yang ditentukan. Jadi semua online, bukan door to door," jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku terkena Pasal 114 (2) Sub pasal 113 (1) lebih sub pasal 112 (2) UU RI No. 35 Tahun 2009  tentang Narkotika. Pelaku terancam hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

AYO BACA : Awas, Efek Narkoba Sintetis Lebih Berbahaya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar