>

49.947 Personel Gabungan Diterjunkan Dalam Operasi Yustisi se-Indonesia

  Selasa, 15 September 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi operasi yustisi/ Republika: Riga Nurul Iman

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM - Sebanyak 49.947 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Yustisi di seluruh wilayah Indonesia. Sasaran utama operasi ini adalah penerapan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker.

AYO BACA : Daftar RW Zona Merah DKI: Tinggal 25 RW, Sebelumnya 39 RW, Jakarta Pusat Tertinggi

"Operasi Yustisi ini mengerahkan personel gabungan antara Polri, TNI, Satpol PP dan stakeholders lainnya sebanyak 49.947 personel," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono saat telekonferensi pers di Mabes Polri, Selasa (15/9/2020).

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Seorang Pedagang Sayur Positif Covid-19, Pasar Mayestik Tutup hingga Kamis Besok

Adapun rincian personel dalam operasi yustisi ini terdiri dari 25.909 anggtota Polri, 9.511 personel TNI, 11.212 personel Satpol PP, dan 3.315 personel lainnya.

Awi menyebutkan, ada sebanyak 53.972 kegiatan razia yang digelar personel gabungan tersebut. Hasilnya, 47.754 orang terjaring dalam operasi ini di 2.318 tempat dan 2.511 kegiatan.

Sanksi yang diberikan dalam razia ini pun beragam, mulai dari teguran lisan dan tertulis, denda administratif, hingga kerja sosial. Sanksi terbanyak yang diberikan petugas adalah teguran lisan, yakni sebanyak 48.630.

"Teguran terdiri dari Lisan sebanyak 48.630 kali dan tertulis sebanyak 3.094 kali, Kurungan nihil, Denda administrasi sebanyak 1.150 kali dengan nilai denda Rp. 52.293.000, Penutupan tempat usaha sementara nihil dan Sanksi lainnya (kerja sosial) sebanyak 2.853 kali," jelasnya.

AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: 9 Tempat Kuliner di Pluit Diklaim Patuhui Protokol Kesehatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar