Angkasa Pura Turunkan Biaya Rapid Test di 8 Bandara

  Rabu, 16 September 2020   Budi Cahyono
Ilustrasi rapid test. [Suara.com/Alfian Winanto]

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Untuk memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara dan mengurangi beban biaya perjalanan PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di 8 bandara.

Biaya rapid test sebelumnya berkisar Rp150.000 hingga Rp200.000. Kekinian, harga rapid test di 8 bandara dibawah pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) menjadi Rp85.000.

Rapid test masih menjadi salah satu syarat kelengkapan dokumen untuk melakukan perjalanan udara sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 tahun 2020 yang juga dirujuk oleh Kementerian Perhubungan.

"Penurunan biaya rapid test di 8 bandara Angkasa Pura I bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan udara sehingga semakin memudahkan calon penumpang untuk melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangannya, Rabu (16/9/2020).

AYO BACA : Tes Cepat, 40 Penumpang di Soetta Positif Covid-19

Adapun 8 bandara tersebut adalah:

  1. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
  2. Bandara Juanda Surabaya
  3. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin
  4. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
  5. Bandara Internasional Yogyakarta
  6. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang
  7. Bandara Adi Soemarmo Solo
  8. Bandara Sentani Jayapura

Layanan rapid test di bandara Angkasa Pura I telah disediakan sejak akhir Juli lalu yang bekerja sama dengan berbagai klinik melalui kerja sama dengan salah satu anak perusahaan, Angkasa Pura Supports.

Angkasa Pura I senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi pelayanan rapid test di tiap bandara ini.

Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung.

AYO BACA : Anggota Ombudsman RI Sebut Rapid Test Jadi Komoditas Bisnis

Selain itu area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan disinfeksi untuk memastikan kebersihannya.

Tidak hanya para petugas yang wajib menaati protokol kesehatan, begitu juga calon peserta rapid test.

Para calon peserta diwajibkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pemeriksaan. Penggunaan masker dan penerapan physical distancing juga dilakukan di area ini.

Selanjutnya calon peserta melakukan registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang sudah disediakan.

Setelah itu para peserta rapid test dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan dokter dan pengambilan sample darah. Setelah selesai menjalani tes, para peserta diharap tetap berada di ruang tunggu sampai hasil rapid test keluar.

AYO BACA : Cegah Wabah Corona, Bandara Soetta Pasang Pemindai Suhu Tubuh

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar