Prihatin Nasib Warga Sipil, TNI Tanggung Korban Penembakan KKB Papua

  Rabu, 16 September 2020   Budi Cahyono
Personel TNI menjenguk korban penembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. (dok Puspen TNI)

MIMIKA, AYOJAKARTA.COM – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dengan menembaki dan menganiaya masyarakat sipil.

Persitiwa ini  terjadi di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Senin (14/9/2020), sekitar pukul 11.15 WIT. KKB yang melakukan penembakan diduga dari kelompok yang dipimpin Karel Tipagau dan Undius Waker.

Dari peristiwa itu, jatuh korban dari masyarakat sipil yang berada di sekitar lokasi.

AYO BACA : Bentrok TNI Vs Polri di Papua, Ketua MPR: Jangan Malah Bikin Warga Ketakutan

Sebagai wujud keprihatinan TNI dan rasa kemanusiaan atas jatuhnya korban masyarakat sipil, personel TNI dari Kogabwilhan III menjenguk dua korban di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Kuala Kencana dan RSUD Kabupaten Mimika, Selasa (15/9/2020).

Personel yang hadir pada kegiatan ini antara lain Asops Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo, Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Dadang Rukhiyana, Kapoksahli Kogabwilhan III Marsma TNI Marsudiranto dan beberapa personel Kogabwilhan III lainnya.

Kegiatan diawali dengan kunjungan kepada korban Fathur Rahman (23) yang dirawat di Ruang ICU RSMM. Farthur mengalami luka tembak di perut serta sabetan senjata tajam di bagian dahi dan hidung.

AYO BACA : Dibantah, 13 Anggota TNI Tewas Kontak Tembak Hanya Propaganda KKB di Papua

Selanjutnya kunjungan kepada korban Laode Anas Munawir (33) di RSUD Kabupaten Mimika, yang mengalami luka tembak di lengan kanan. Kedua korban adalah penduduk sipil Kampung Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Pimpinan rombongan Brigjen TNI Suswatyo menyampaikan, kedua korban sipil tersebut telah menjalani operasi dan saat ini dalam kondisi stabil.

“Atas dasar rasa kemanusiaan, TNI menanggung semua biaya perawatan kedua korban sampai sembuh dan kepada keluarga diberikan bantuan dan dana tali asih untuk membantu penyembuhan dan menopang kehidupan selama korban berada di rumah sakit,” jelas Suswatyo melalui rilis yang diterima Ayojakarta, Rabu (16/9/2020).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, mengatakan kejadian penyerangan tersebut menambah panjang daftar kekerasan yang dilakukan oleh KKB terhadap warga sipil dan TNI-Polri di Papua. Pada 2020 ini, telah terjadi 46 kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB.

"Dari data didapatkan telah terjadi 46 kasus kekerasan oleh KKB yang dilakukan sampai saat ini, korban meninggal dunia sebanyak 9 orang yakni 5 orang warga sipil, 2 anggota TNI dan 2 anggota Polri. Sedangkan korban yang mengalami luka sebanyak 23 orang yakni 10 orang warga sipil, 7 anggota TNI dan 6 anggota Polri," tegasnya.

AYO BACA : Tebar Ketakutan, KKSB Serang Petani

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar