Tinggal Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur yang Masuk Zona Merah di DKI (16 September)

  Rabu, 16 September 2020   Eries Adlin
Ilustrasi/corona.jakarta.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Meski hari ini, Rabu 16 September 2020, penambahan kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta mencatat rekor tertinggi lagi, 3 wilayah pemerintahan kota di Ibu Kota sudah masuk wilayah dengan risiko sedang atau zona Oranye.Ketiga wilayah tersebut adalah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Sementara itu, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara masih masuk kategori risiko tinggi atau zona merah. Data tersebut disajikan laman resmi pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19, covid19.go.id, pada Rabu 16 September. Namun, data tersebut dapat berubah-ubah sesuai dengan perkembangan di lapangan.

Sementara itu, kasus harian positif Covid-19 di DKI Jakarta mencatat rekor tertinggi lagi, menembus angka 1.500-an kasus per hari.

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang dilansir laman resmi penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, menyebutkna pada Rabu 16 September terjadi penambahan sebanyak 1.505 kasus. Dengan tambahan kasus baru tersebut, total konfirmasi positif Covid-19 di DKI sejak pasien pertama diumumkan pemerintah pada 2 Maret menjadi 58.458 kasus.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada Rabu 16 September hingga pukul 12.00 WIB tercatat penambahan 1.294 kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Angka ini naik dibanding Selasa lalu, yakni sebanyak 1.076 kasus.

Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 57.469 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 44.171 kasus serta 1.481 kasus meninggal dunia.

Rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 13 September 2020 yaitu 1.380 kasus. Jika dilihat dari grafik yang ditayangkan lewat covid19.go.id, selama bulan Agustus 2020, DKI Jakarta memiliki peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan.

Data statistik dari laman tersebut menyatakan, DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus. Sejak saat itu, hanya ada beberapa hari penurunan kasus yang tidak lebih dari 1.000 kasus, seperti pada 1 September (901 kasus), 4 September (880 kasus), 5 September (887 kasus), 11 September (964 kasus), dan 14 September (879 kasus).

Selebihnya hingga hari ini, DKI Jakarta selalu mencatat kasus harian Covid-19 yang melebihi angka 1.000 kasus. Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:

10 September: 1.274 kasus

11 September: 964 kasus

12 September: 1.205 kasus

13 September: 1.380 kasus

14 September: 879 kasus

15 September: 1.076 kasus

16 September: 1.294 kasus

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar