Pemkot Bogor Tingkatkan Rasio PCR Sesuai Standar WHO

  Rabu, 23 September 2020   Fitria Rahmawati
Wali Kota Bogor, Bima Arya. Instagram: @bimaaryasugiarto

KOTA BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemkot Bogor akan meningkatkan sasaran tes usap (swab) menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Itu dilakukan untuk memenuhi standar Organisasi Kesehatan Duia (WHO).

“PCR kita sudah hampir 16 ribu. Saya targetkan seminggu seribu, sesuai standar WHO,” tutur Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada awak media di Kota Bogor, Rabu (23/9/2020) sore.

Bima menjelaskan, pada Maret dan April rasio swab test di Kota Bogor belum mencapai 100 tes dalam sepekan. Namun, Pemkot Bogor selanjutnya meningkatkan jumlah tes sebanyak 200, 300, hingga 1.000 tes dalam sepekan. 

“Nah sekarang sudah 15 ribu lebih, hampir 16 ribu,” tuturnya.

AYO BACA : Anggota Komisi II Sebut Ada Kejanggalan Soal Kaburnya Napi WNA di Tangerang

Dia menambahkan, lonjakan pasien Covid-19 di Kota Bogor juga dilihat dari banyaknya orang yang sudah melaksanakan swab test. Selain itu, kata Bima kebanyakan hasil swab test yang positif berasal dari penelusuran pasien positif.

Berdasarkan keterangan Bima, pasien positif Covid-19 di Kota Bogor saat ini didominasi oleh transmisi lokal. Keadaan stasiun pada saat masyarakat berangkat bekerja kini lebih cair. Selain itu, wisatawan dari luar Kota Bogor pada akhir pekan juga sudah berkurang. 

Apalagi kebanyakan pengusaha kuliner kini lebih tertib menjalani protokol kesehatan pencegahan Covid-19, terutama jam malam. 

“Ada yang takut Covid, tapi mungkin ada juga yang takut Satpol PP soalnya sudah ada yang kena denda Rp 5 juta karena melanggar,” tutur Bima.

AYO BACA : Dishub Kota Bogor Luncurkan Sima Pangeran dan SPS

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar