PESERTA GAGAL KARTU PRAKERJA: Harap Tenang, Program akan Dilanjut Tahun Depan! Begini Penjelasannya

  Selasa, 29 September 2020   Icheiko Ramadhanty
Kartu Prakerja. (dok )

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Program kartu prakerja telah memasuki gelombang akhir, yaitu gelombang 10. Direktur Operasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Hengki Sihombing, mengatakan bahwa gelombang 10 merupakan gelombang terakhir. 

Hal ini selaras dengan apa yang dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto. Dia mengatakan program Kartu Prakerja yang secara resmi mulai menerima pendaftaran pada 11 April 2020, saat ini telah menyerap 98% dari total target penerima Kartu Prakerja tahun 2020. 

Total penerima Kartu Prakerja setelah ditutupnya pendaftaran gelombang 9 pada 21 September telah mencapai 5.480.918 atau 98% dari total kuota tahun 2020 yang sebesar 5.597.183 orang. Sisa kuota sebesar 116.261 akan diserap melalui pendaftaran gelombang 10 yang telah ditutup pada Senin, 28 September 2020.

AYO BACA : 150 Ribu Rekening Ditolak Menaker, Masih Bisa Cair BLT Tahap 4! Info Tahap 5 Kapan?

“Dengan demikian lengkaplah total kuota penerima Kartu Prakerja tahun anggaran 2020,” kata Airlangga, Sabtu (26/9/2020).

Namun, bagi masyarakat yang masih belum dinyatakan lolos dalam prakerja 2020, tidak perlu khawatir. Pasalnya, pemerintah akan kembali melanjutkan program kartu prakerja pada 2021.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Dia mengatakan kelanjutan program bantuan langsung tunai (BLT) dan Kartu Prakerja pada 2021 merupakan dukungan untuk membangun sumber daya manusia berkualitas dan mempunyai daya saing.

AYO BACA : PENDATAAN KJP PLUS & KJMU TAHAP 2 TAHUN 2020: Ingat Ya, Cek Data Calon Penerima di Sekolah Mulai 1 Oktober

"Pemerintah pada 2021 akan melanjutkan pelaksanaan program perlindungan sosial melalui PKH, Kartu Sembako, dan melanjutkan pemberian bansos tunai,serta melanjutkan pelaksanaan program kartu prakerja," kata Ani, panggilan akrab Sri Mulyani dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (01/9/2020).

Lebih lanjut, kata Ani, berdasarkan pada penanganan Covid-19, pemerintah akan melakukan penguatan pelaksanaan program perlindungan sosial. Hal ini guna mempercepat penurunan kemiskinan akibat pandemi Covid-19, dengan melaksanakan reformasi sistem perlindungan sosial.

"Reformasi sistem perlindungan sosial dilakukan melalui perbaikan data masyarakat miskin dan rentan, integrasi dan digitalisasi penyaluran bantuan sosial, pengembangan sistem perlindungan sosial yang adaptif, serta penyempurnaan mekanisme pendanaan perlindungan sosial," jelasnya.

Ketika ditanya mengenai rencana dari pemerintah tersebut, Head of Communication Manajemen Pelaksana Karti Prakerja, Louisa Tuhatu mengaku pihaknya akan selalu siap melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. 

"Kami adalah manajemen pelaksana kartu prakerja dan selalu siap melaksanakan mandat dari komite cipta kerja," ucap Louisa ketika dihubungi Ayojakarta, Jum'at (04/9/2020).

Terkait dengan persiapan dan evaluasi yang akan dilakukan manajemen prakerja di tahun depan, Louisa tidak banyak memberikan respon. Dia mengatakan nantinya proses evaluasi akan dilihat ketika penerimaan seleksi peserta Kartu Prakerja telah selesai sepenuhnya.

AYO BACA : PENGUMUMAN PENERIMA KARTU PRAKERJA GELOMBANG 10: Cek Dashboard-mu! Begini Ciri-ciri Lolos dan Tidak Lolos

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar