4 Pelaku Pengganjal Kartu ATM di Bandung Ditangkap, 2 Didor Polisi

  Jumat, 09 Oktober 2020   Budi Cahyono
Komplotan pencuri dengan modus ganjal ATM di Polrestabes Bandung. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Petugas kepolisian mengamankan komplotan pelaku pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM di Kota Bandung. Polisi berhasil mengamankan empat tersangka berinisial AM, AI, AR, dan AS terkait kasus tindak pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menjelaskan, ada dua TKP dalam pengungkapan kasus tersebut, yakni di kawasan Dr. Djunjunan dan Cijambe, Kota Bandung.

Ulung menceritakan, modus pencurian berawal ketika dua orang pelaku masuk ke dalam Indomaret yang terdapat mesin ATM. Pelaku dengan terlebih dahulu menyiapkan tusuk gigi sebagai alat untuk mengganjal lubang kartu mesin ATM.

AYO BACA : 3 Pelaku Begal Ponsel di Jalan Bungur Raya Dibekuk, Satu Didor Polisi

Kemudian, ketika korban mencoba memasukkan kartu ATM-nya namun gagal, seorang pelaku lalu datang seakan hendak memberi bantuan, padahal pelaku menukar kartu ATM korban dengan kartu lain yang telah disiapkan. Sebelum ditukar, pelaku sudah menyiapkan kartu ATM yang sama persis seperti kartu milik korban.

"Pelaku seolah membantu, namun ternyata menukar kartu ATM-nya. Pada saat itu kartu ATM-nya sudah ditukar pelaku, kemudian ada pelaku lain dibelakangnya dan melihat nomor pin kemudian ditulis," ujarnya di Polrestabes Bandung, Kamis (8/10/2020).

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri Kemudian, polisi melakukan penyelidikan melalui CCTV terkait kasus tersebut hingga pelaku berhasil diamankan.

AYO BACA : Pengedar Mata Uang Asing Palsu Ditangkap Polisi di Depok

Dari 4 pelaku yang diamankan, 2 di antaranya diberi tindakan tegas dan terukur dengan ditembak pada bagian kaki kanannya. Dalam melakukan aksinya, pelaku telah menggondol uang puluhan juta.

"TKP di Jalan Djundjunan itu sebanyak Rp25 juta sudah diambil, dan di Cijambe sebanyak Rp 30 juta," tutur Ulung.

Ulung menjelaskan, petugas kepolisian saat ini baru mengungkap dua TKP, diperkirakan pelaku melakukan aksinya di berbagai tempat.

Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pengembangan untuk mengungkap ada atau tidaknya korban lain akibat aksi para pelaku. Diketahui pelaku melakukan aksinya tak hanya di Bandung, tapi juga di kota lain seperti Bali, Tangerang, hingga Banten.

"Baru dua kasus ini, dan kami masih melakukan pengembangan. Sambil menunggu apakah ada korban lainnya tentang penipuan," jelas Ulung.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-4 tentang pencurian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Fichri Hakiim)

AYO BACA : Perampok Pecah Kaca Mobil di Depok Masih Diburu Polisi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar