>

Pembangunan LRT Jabodebek Dikebut, Progres Capai 77 Persen

  Rabu, 14 Oktober 2020   Aini Tartinia
ilustrasi LRT Jakarta/ lrtjakarta.co.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM - PT Adhi Karya (Persero) Tbk mengebut pembangunan kereta light rapid transit (LRT) yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (LRT Jabodebek). Pembangunan mencapai 77% per September 2020.

Corporate Secretary Adhi Karya, Parwanto Noegroho menyatakan, Rute LRT Jabodebek memiliki panjang 44 km.

“Progres tiap lintas pelayanan yakni lintas Cawang-Cibubur mencapai 91%, lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 93%, lintas Cawang-Bekasi Timur 87%, dan depo 24%,” ujar Parwanto dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2020).

Parwanto menyebut, dengan mengusung tema integrated transportation, pihaknya bakal membuat jalur kereta membentang lengkung. Lengkungan ini bakal menjadi terpanjang dan pertama di Indonesia. Lalu, penggunaan struktur u-shaped girder pertama dan terpanjang di Indonesia.

AYO BACA : PSBB Ketat ke Transisi, Aturan Penumpang Tak Berubah

Teknologi ini diadopsi dari Prancis. U-Shape Girder atau gelagar berbentuk huruf U memiliki beberapa keuntungan. Salah satunya adalah kecepatan dalam proses pembangunan.

Hal tersebut tentu sangat efisien dalam segi waktu dan biaya, sehingga dalam proses pembangunan tidak perlu memakan waktu terlalu lama.

“Selain ramping, desain ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain memiliki kelebihan tahan gempa dan mampu meredam kebisingan,” ucapnya.

Tak hanya itu, LRT Jabodebek juga bakal menggunakan teknologi third rail untuk mendistribusikan pasokan listrik. Sehingga tidak ada kabel melintang di atas jalur yang akan menambah estetika dan ramah dengan arsitektur kota Jakarta.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar