>

Underpass Senen Extention Mulai Uji Coba November

  Rabu, 14 Oktober 2020   Icheiko Ramadhanty
proses pembangunan Underpass Senen Extention / beritajakarta.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Progres pembangunan lintas bawah atau Underpass Senen Extention saat ini diklaim sudah mencapai 87%. Proses pembangunan tersebut lebih cepat dari rencana target yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan progres pembangunan 87% dari rencana 86%, sehingga ada deviasi positif sekitar satu persen.

Fokus pengerjaan saat ini, kata Hari, diantaranya yaitu menyelesaikan pengerasan jalan di bawah terowongan dan pemasangan dinding ACP sebagai facing wall, agar penampakan dinding underpass di terowongan terlihat indah dan menarik.

Hari menjelaskan, melihat progres pekerjaan di lapangan dirinya optimistis uji coba Underpass Senen Extention bisa dilakukan pada akhir November 2020 mendatang.

AYO BACA : Layanan MRT Lebak Bulus Grab Hingga Bundaran HI Kembali Normal

"Kami optimistis rampung di awal Desember dan bisa diresmikan di Desember akhir. Akhir November ini sudah bisa uji coba open traffic sambil kami benahi. Desember pertengahan sudah bisa untuk umum," ujar Hari, dilansir dari beritajakarta.id, Rabu (14/10/2020).

Hari menambahkan, berbarengan dengan itu juga sedang dilakukan pengembalian kondisi berupa pekerjaan trotoar dan penataan saluran drainase baik di atas underpass maupun di bawah terowongan.

Beberapa pekerjaan lain yang masih tersisa yakni, pekerjaan pompa underpass untuk membuang air hujan dari dalam terowongan, pekerjaan mechanical electrical, maupun pekerjaan tata cahaya artistik baik di terowongan maupun JPO dan halte Transjakarta.

"Penyelesaian JPO yang dilengkapi lift baik di JPO Pasar Senen maupun JPO depan Atrium, dan pekerjaan layer hotmix pengembalian jalan yang rusak karena adanya pekerjaan proyek," pungkas Hari.

AYO BACA : Layanan MRT Lebak Bulus Grab Hingga Bundaran HI Kembali Normal

Sebelumnya, Hari juga menuturkan pihaknya juga berniat untuk mempercantik Underpass Senen Extension dengan ornamen khas Betawi. Selain itu, ornamen yang merepresentasikan budaya Betawi juga akan menghiasi fasilitas pendukung lainnya seperti, halte dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Underpass Senen Extension.

Hari mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) untuk mengakomodasi nilai-nilai kearifan lokal khususnya budaya Betawi di setiap infrastruktur yang dibangun.

"Kami setiap membangun atau membuat suatu infrastruktur itu pasti tetap mengakomodasi kearifan lokal, salah satu bentuknya ornamen Betawi," ungkap Hari, dilansir beritajakarta.id, Rabu (02/9/2020).

Hari membeberkan, nantinya Underpass Senen Extension akan menggunakan motif sopi-sopi dan Pagar Langkan Betawi. Kemudian rumah lift di JPO Pasar Senen yang terletak di depan Bioskop Senen akan menggunakan motif Tumpal, sedangkan JPO Jalan Senen Raya akan dihias dengan ornamen gigi balang.

"Setelah melakukan komunikasi dengan LKB, sopi-sopi dan pagar langkan, itu representasi budaya Betawi juga," jelasnya.

Dia mengatakan, usaha ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya Betawi. Selain sarat akan budaya Betawi, kata Heri, JPO Jalan Raya Senen juga akan dihias dengan lampu RGB yang bisa mempercantik tempat dengan warna-warni lampunya.

"JPO ini menambah satu lagi JPO kekinian di Jakarta, yang dapat mencuri perhatian. Lampu-lampunya RGB seperti di Sudirman yang bisa menampilkan seratus warna," tutur Hari.

AYO BACA : Atasi Banjir Luapan Kali Sunter, Pemkot Jaktim Gencar Keruk Waduk Pondok Ranggon

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar