>

Karyawan Positif Covid-19 dan Melanggar Protokol Kesehatan, 3 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara

  Rabu, 14 Oktober 2020   Budi Cahyono
Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah. Foto: Ratih Widihastuti Ayu Hanifah

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Tiga perusahaan di DKI Jakarta ditutup sementara karena kedapatan melanggar protokol kesehatan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Transisi yang mulai diberlakukan sejak 12 Oktober 2020.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan protokol kesehatan terhadap 51 perusahaan selama PSBB Transisi. Hasilnya, tiga perusahaan ditutup sementara selama tiga hari.

AYO BACA : Progres Underpass Senen 87%, Dinas Bina Marga DKI Optimistis Rampung Desember 2020

"Satu perusahaan karena karyawannya terkonfirmasi positif Covid-19, dua sisanya karena melanggar protokol kesehataan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Andri Yansyah saat ditemui di Jakarta Utara, Rabu (14/10/2020).

Dalam masa PSBB Transisi, Andri menjelaskan, kegiatan perusahaan esensial telah diperbolehkan kembali beroperasi dengan kapasitas 100 persen dari yang mulanya 50 persen saat PSBB pengetatan. Sementara, sektor non-esensial telah naik 50 persen dari yang sebelumnya berkapasitas 25 persen.

AYO BACA : Aksi Demo 1310 Hasilkan 17,5 Ton Sampah, Sebagian Besar Sampah Plastik

"Kemarin (PSBB pengetatan) esensial 50 persen, sekarang dibebaskan. Kemarin 25 persen, sekarang 50 persen yang non-esensial," jelasnya.

Adapun, selama masa PSBB pengetatan, Andri menceritakan, telah melakukan pengecekan terhadap 1.036 perusahaan. Sebanyak 190 perusahaan ditutup sementara.

"Dari 190 penutupan sementara, 120 perusahaan kita tutup karena karyawan Covid-19. Sedangkan 70 perusahaan karena melanggar protokol kesehataan," ucap dia.

Andri mengklaim, kebijakan PSBB Transisi berdasarkan pertimbangan tingkat pengendalian Covid-19 di DKI Jakarta. Pasalnya, menurut Andri, langkah Pemprov DKI Jakarta cukup efektif dalam menekan persebaran Covid-19.

"Ini karena tingkat pengendalian kita efektif dalam penyebaran Covid-19," sebutnya.

AYO BACA : Demo Tolak UU Ciptaker: Polisi Amankan 1.192 Orang, 10 Demonstran Positif Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar