>

Banjir Jakarta, Sampah Menggunung di Manggarai hingga 33 Dump Truck Tipper Desar dan 11 Tronton

  Senin, 26 Oktober 2020   Fitria Rahmawati
sebagai ilustrasi sampah kayu di Manggarai/ Republika

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Air kiriman dari hulu menyebabkan banjir di sejumlah titik di Jakarta Minggu kemarin. Tak pelak, sampah kayu menumpuk di Pintu Air Manggarai dan menyebabkan aliran air tersumbat.

Sebelumnya pada Minggu dini hari, status Bendung Katulampa di Bogor, Jawa Barat (Jabar) sempat naik ke siaga 3. Kondisi itu berujung pada banjir di puluhan pemukiman ibu kota. Air kiriman dari daerah hulu ini juga mengirim banyak sampah ke Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Andono Warih mengatakan, ada sekitar 1.000 meter kubik atau 1 ton sampah di pintu Air Manggarai. Seluruhnya sudah diangkut oleh petugasnya.

"Total sampah di Pintu Air Manggarai 1.023 meter kubik," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2020).

Untuk mengangkat sampah, pihaknya harus mengerahkan 50 orang petugas UPK Badan Air. Ia juga menurunkan 20 armada pengangkut sampah.

"Ada juga tiga alat berat," jelasnya.

Sampah tersebut harus diangkut berulang kali dan diperkirakan mengisi 33 rit dump truck tipper besar. Selain itu 11 rit tronton juga terisi penuh.

AYO BACA : Bayar Tol Bandara hingga JORR Sudah Bisa Pakai JakCard

"Volume sampah 33 dump truck tipper besar dan 11 tronton," pungkasnya.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Insaf mengatakan hingga Minggu (25/10/2020) siang, ada 62 pemukiman atau RT yang terendam banjir. Ketinggiannya beragam, dari 10 sampai 150 sentimeter.

"Jumlah RT Tergenang ada 62 RT atau 0,20% dari jumlah RT," ujar Insyaf kepada wartawan, Minggu (25/10/2020).

Sejumlah 62 RT yang terendam itu berlokasi di Jakarta Timur dan Selatan. Selain itu, sejauh ini juga belum ada warga yang diungsikan.

"Pos pengungsian belum ada," tuturnya.

Insyaf membenarkan banjir terjadi karena hanya air kiriman dari Bogor saja. Tidak ada faktor tambahan lain seperti meluapnya air laut atau hujan lebat.

"Iya benar air kiriman (penyebabnya)," katanya.

AYO BACA : 86 RT Tergenang & Banjir, Paling Banyak di Kampung Melayu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar