>

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Gagas Gerakan Pungut Sampah di Pejaten Barat

  Senin, 26 Oktober 2020   Aini Tartinia
Gerakan Pungut Sampah yang digagas Pemerintah Kota Jakarta Selatan/dok: selatan.jakarta.go.id

AYO BACA : Lahan Kosong Milik Pemkot Jakarta Pusat Akan Dijadikan Urban Farming

AYO BACA : Pekan Depan, Pemprov DKI Gelar Uji Emisi Gratis Setiap Selasa dan Kamis

PASAR MINGGU, AYOJAKARTA.COM – Ibu Kota DKI Jakarta mulai memasuki musim hujan menjelang akhir tahun ini. Guna antisipasi banjir dan genangan air di wilayah Jakarta Selatan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggelar kegiatan Pungut Sampah pada akhir pekan kemarin.

Gerakan Pungut Sampah ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Isnawa Adji bersama Camat Pasar Minggu, Arief Wibowo beserta seluruh lurah se-Kecamatan Pasar Minggu, di wilayah RW 08 Kelurahan Pejaten Barat.

Pada kesempatan itu, Isnawa mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mengikuti kerja bakti pada kali ini. Menurutnya, kebersihan lingkungan bukanlah hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

"Kita rame-rame buat Gerakan Pungut Sampah, sambil mengingatkan warga bahwa sampah tanggung jawab bersama, bukannya tanggung jawab PPSU saja," ujarnya dilansir selatan.jakarta.go.id, Minggu (25/10/2020).

Tak hanya itu, Isnawa juga mengatakan bahwa lingkungan RW 08 Pejaten Barat dilintasi oleh Kali Sarua bakal dilakukan pengerukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

"Lokasi ini memang rawan banjir. Jadi kita mengantisipasi musim penghujan, nanti alat berat akan datang dan melakukan pengerukan di kali Sarua," kata Isnawa.

Isnawa turut mengimbau kepada seluruh RT RW agar membuat lubang biopori sebagai lubang resapan air. Sehingga bisa membantu mengurangi genangan saat hujan turun.

"Terima kasih kepada warga RW 08 sangat luar biasa. Semua RT nya kerja bakti semua. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi Kelurahan lain bahwa lingkungan menjadi tanggung jawab semua," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Lurah Pejaten Barat, Noor Muchyadi menyatakan bahwa kerja bakti kali ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat di antaranya RT RW, LMK FKDM, Kader Jumanti, dasa wisma, PKK dan warga sekitar.

"Kita mengurangi dampak dari banjir yang setiap terjadi hujan akan ada genangan. Nanti kita juga akan membuat lubang biopori karena di wilayah RW 08 masih banyak lahan kosong," pungkasnya.

Diketahui, pada kerja bakti kali ini, diikuti oleh pasukan pelangi, yakni petugas oranye PPSU, pasukan hijau Satgas Kehutanan, pasukan biru satgas Sudin SDA, pasukan kuning satgas Bina Marga, petugas damkar, dishub, satpol PP dan elemen masyarakat lainnya.

AYO BACA : Anies Bakal Tarik Rem Darurat Jika Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Selama PSBB Transisi!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar