>

Petugas Temukan Miras saat Razia PSBB Proporsional di Kota Depok

  Sabtu, 31 Oktober 2020   Budi Cahyono
(ilustrasi) Aparat gabungan Satpol PP Kota Depok, Polresto Depok dan TNI, merazia kafe yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional, Jumat (30/10) malam. Dalam razia kafe yang terletak di Jalan Raya Bogor ditemukan ratusan botol minuman keras (miras) yang disembuyikan di dalam mobil pemilik kafe. (Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah )

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Pemkot Depok menggelar razia gabungan bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional, Jumat (30/10/2020) malam.

Dalam kegiatan yang diikuti Satpol PP Kota Depok, Polresto Depok dan TNI tersebut merazia sejumlah kafe di Kota Depok. Petugas malah menumkan ratusan botol minuman keras (miras) disembuyikan di dalam mobil pemilik kafe.

AYO BACA : Update Covid-19 Depok, Sembuh Bertambah 215 Orang, Positif Bertambah 65 Kasus

"Berkat laporan masyarakat, kafe ini tetap beroperasi hingga tengah malam. Makanya kami gerebek dan menemukan ratusan botol miras yang di jual ke pengunjung," ujar Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Depok, Taufik di Balai Kota Depok, Sabtu (31/10/2020).

Sebanyak 75 personel gabungan diterjunkan dalam razia kali ini. Pasalnya keberadaan kafe yang membuat warga resah karena ada penjualan miras dan banyak orang yang mabuk-mabukan.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Jabar Meningkat 411 Kasus (31 Oktober 2020)

"Kami melakukan pendataan dan menyegel kafe tersebut. Ratusan botol miras kami sita," tutur Taufik.

Selain itu, kami juga melakukan razia penertiban sejumlah panti pijat di lokasi yang sama. "Para wanita penghibur dan terapis kami data dan kami bawa ke kantor Satpol PP Depok untuk dilakukan rapid tes Covid-19," terang Taufik.

Terkait perizinan, Taufik menjelaskan pihaknya akan mendalami ada tidaknya izin operasional kafe dan sejumlah panti pijat tersebut.

"Kami akan tidak lanjuti lebih mendalam terkait izin usaha baik kafe dan panti pijat. Saat ini kafe dan sejumlah panti pijat kami segel karena melanggar aturan PSBB," pungkasnya.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Jabodetabek Meningkat, Kapasitas Tempat Tidur di RSUI Ditambah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar