Kecamatan Tebet dan PT MRT Jakarta Sosialisasi Penataan Stasiun Tebet

  Kamis, 05 November 2020   Aini Tartinia
Sosialisasi penataan Stasiun Tebet oleh Kecamatan Tebet dan PT MRT Jakarta terkait penataan Stasun Tebet/dok: selatan.jakarta.go.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kecamatan Tebet bersama dengan PT MRT Jakarta, melakukan sosialisasi terhadap penataan Stasiun Tebet, di Ruang Pola Kantor Kecamatan Tebet, Senin (2/11/2020). Penataan stasiun dilakukan guna mengoptimalkan integrasi antarmoda bagi penumpang yang mengakses transportasi kereta api.

Camat Tebet, Dyan Airlangga mengatakan, rencananya penataan Stasiun Tebet akan dimulai hari ini sampai dengan 22 Desember 2020, yang nanti nya akan diresmikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian BUMN

AYO BACA : Prediksi Rijeka VS Napoli Liga Europa 6 November, Skor Akhir dan Susunan Pemain

"Hari ini kegiatan kita mensosialisasikan penataan Stasiun Tebet. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta, berkolaborasi untuk menata ulang di beberapa stasiun, salah satunya stasiun Tebet," ujarnya. Dyan dilansir selatan.jakarta.go.id, Kamis (5/11/2020).

Integrasi antarmoda ini, lanjut Dyan, menjadi program unggulan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Tujuannya, dengan terciptanya integrasi ini agar masyarakat nantinya beralih fungsi dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

AYO BACA : Tim Riset Ungkap Alasan Vaksin Covid-19 Hanya untuk Usia 18 hingga 59 Tahun

Dyan menambahkan, kegiatan sosialisasi ini selain melibatkan ketua pelaksana dari MRT Jakarta, ada pula dari PT KAI serta tim pelaksana teknisi dari PT Jakon.

"Dalam kegiatan ini kita libatkan stake holder masyarakat dan tiga kelurahan yakni Kelurahan Bukit Duri, Kelurahan Tebet Timur dan Kelurahan Kebon Baru, serta RT dan RW dan masyarakat yang terdampak dari penataan ini," ucapnya.

Dyan melanjutkan, kegiatan penataan Stasiun Tebet ini juga banyak tanggapan dari masyarakat terkait penataan dari masing-masing wilayahnya. Banyak dari pedagang yang khawatir akan hilangnya pelanggan mereka, dan berimbas berkurangnya omset kepada pedagang yang membuka usaha dan terdampak dari penataan tersebut.

"Keluhan dari pedagang tersebut dapat diantisipasi oleh PT MRT Jakarta, dengan dibukanya akses pintu masuk dan keluarnya akan dipermudah untuk para pedagang untuk berjualan di area yang sudah disiapkan, dan juga dapat berpindah ke stasiun yang lainnya. Mudah-mudahan dengan adanya penataan stasiun Tebet ini dapat berjalan dengan lancar dan baik," tandasnya.

AYO BACA : Sudin Dukcapil Jaksel Distribusikan 44 e-KTP kepada Para Lansia Panti Sosial

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar