>

Tak Perlu ke Luar Negeri, Pengamat Transportasi Sebut Jakarta Sudah Jadi Percontohan bagi Kota Lain dalam Hal Transportasi

  Rabu, 11 November 2020   Icheiko Ramadhanty
Pacakerusuhan demo omnibus law, empat halte akan dilakukan redesign. (beritajakarta.id)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memenangkan Penghargaan Sustainable Transport Award (STA) Tahun 2021.

Jakarta mendapatkan anugerah sebagai “honorable mention” di ajang Sustainable Transport Award 2019 yang diumumkan di Fortaleza, Brasil.

Kota Jakarta diganjar gelar ini atas usahanya dalam mengembangkan sistem Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta, serta keberhasilan dalam menaikkan jumlah penumpang hingga 200% dalam waktu kurang dari 3 tahun.

Selain kenaikan jumlah penumpang Transjakarta yang fantastis, Jakarta juga dinilai berhasil mengintegrasikan sistem BRT dengan layanan mikrobus (angkot) serta kehadiran sistem metro (MRT) pertama yang memberikan tambahan opsi moda angkutan umum bagi warga Jakarta.

AYO BACA : Keren…4 Halte Pascakerusakan Demo Omnibus Law Ini Direnovasi Dua Tingkat, Ada Coffeeshop!

Pengamat Transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, angkat bicara mengenai penghargaan tersebut yang diterima oleh Kota Jakarta.

Dia menilai, secara objektif Jakarta dalam lima tahun terakhir mengalami perbaikan yang signifikan untuk sektor transportasinya, yaitu dengan memiliki Bus Trans Jakarta, LRT, dan MRT yang memberikan pelayanan bagus, dan perbaikan pelayanan Transjakarta.

“Selain itu peran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menata KRL Jabodetabek mulai tahun 2013 dengan mengangkut sekitar 350 ribu penumpang perhari. Sekarang sudah mencapai 1 juta penumpang per hari,” kata dia dalam keterangan tertulisnya yang diterima Ayojakarta, Rabu (11/11/2020).

“Demikian pula dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang dibentuk oleh Kementerian Perhubungan tahun 2016 turut memberikan kontribusi perbaikan kondisi transportasi di Jakarta,” tambahnya.

AYO BACA : Anies Bangga Layanan Transportasi DKI Jakarta Raih Penghargaan

Djoko mengatakan Jakarta sudah bisa menjadi kota percontohan penataan transportasi perkotaan bagi kota-kota lain di Indonesia. Keberhasilan itu, kata dia, terwujud karena komitmen seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta.

“Agar kesuksesan Jakarta membangun dan mengembangkan dapat terjadi di daerah lain, perlu komitmen bersama, khususnya dari pemerintah pusat dan daerah. Agak susah kalau tidak dibantu (pemerintah) pusat,” tutur Djoko.

Selain intervensi pemerintah pusat, menurutnya komitmen kepala daerah juga diperlukan. Namun sayangnya, komitmen pemerintah daerah di banyak daerah kebanyakan masih minim.

Tidak hanya itu, anggaran yang minim dan tidak sebesar DKI Jakarta, juga jadi halangan bagi kota-kota lain untuk meniru kesuksesan Kota Jakarta dalam bertransportasi umum.

Sustainable Transport Award (STA) merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada kota yang telah menunjukkan komitmen, kemauan politik, serta visi dalam bidang transportasi berkelanjutan dan pembangunan perkotaan.

Sejak tahun 2005, penghargaan ini diberikan setiap tahunnya kepada kota yang telah menerapkan strategi inovatif dalam bidang transportasi berkelanjutan dan diberikan kepada kota-kota yang berhasil meningkat mobilitas penduduknya, berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara dan meningkatkan keselamatan dan akses bagi para pejalan kaki dan pesepeda.

AYO BACA : Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Terbaik di Dunia untuk Layanan Transportasi Berkelanjutan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar