Angka Penularan Naik, Wiku Sebut Tren Penularan Corona di DKI Menurun

  Kamis, 12 November 2020   Fitria Rahmawati
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito/ dok BNPB

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Kasus penularan Virus Corona harian di DKI Jakarta hari ini, Kamis (12/11/2020) meningkat. Angka ini bertambah 831 kasus ketimbang Rabu lalu, yakni sebanyak 587 kasus. Namun, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebutkan tren penularan virus corona di DKI justru menurun.

Wiku menyebut, tren kasus yang menurun di Jakarta melandasi diperpanjangnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 14 November 2020. 

AYO BACA : Nikita Mizarni Diultimatum Karena Sebut Habib Tukang Obat

"Jadi PSBB Transisi yang dilakukan Pemda didasarkan pada adanya perkembangan penanganan covid yang sudah lebih baik. Hal ini tercermin dari menurunnya kasus positif, meningkatnya angka kesembuhan dan angka kematian yang dapat ditekan," ujar Wiku dalam keterangan pers, Kamis (12/11). 

Wiku menyebutkan, membaiknya tren kasus di Ibu Kota tidak membuat Pemprov DKI melonggarkan PSBB. Kendati demikian, ia tetap mengingatkan masyarakat DKI Jakarta agar tetap patuh menjalankan protokol kesehatan 3M.  

AYO BACA : Kasus Positif Covid-19 Kota Bogor Tembus 2.500

"Namun begitu, pada tahap PSBB transisi kegiatan masyarakat tetap harus berpedoman pada protokol kesehatan dan ketentuan lain untuk memutus mata rantai covid," katanya. 

Wiku juga mewanti-wanti Satgas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta, dan provinsi lainnya, agar tetap memperhatikan risiko munculnya kerumunan. Pembukaan sektor ekonomi, ujarnya, tetap harus mempertimbangkan berbagai faktor risiko. 

"Serta terus dievaluasi keadaannya di lapangan," kata Wiku. 

Berdasarkan grafik kasus harian per provinsi yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19, DKI Jakarta menunjukkan tren penurunan sejak awal Oktober lalu. Selama September sampai awal Oktober, angka kasus harian selalu di atas 1.000 orang. 

Namun pada bulan Oktober juga, kasus harian mulai melandai. Bahkan sejak pertengahan Oktober sampai saat ini, kasus harian di DKI Jakarta nyaris selalu di bawah 1.000 orang.

AYO BACA : Covid-19 DKI Jakarta 12 November: 6.662 Pasien Masih Jalani Perawatan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar