>

Sebelum Datang, Pengunjung Museum di Jakarta Harus Reservasi. Catat Nomornya!

  Senin, 16 November 2020   Icheiko Ramadhanty
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Gedung Museum Nasional Jakarta. (dok Republika)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi kali ini, ada perbedaan kebijakan yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Salah satunya mengenai kewajiban untuk melakukan penjadwalan atau reservasi ke museum di Jakarta sebelum wisatawan berkunjung.

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta telah membuka pelayanan kunjungan museum dengan penerapan protokol kesehatan. Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, pihaknya telah membuka saluran telepon (Hotline) untuk masyarakat melakukan penjadwalan.

Hal ini terkait adanya pembatasan jumlah pengunjung yang hanya diperbolehkan 50 persen dari kapasitas normal.

AYO BACA : JAKARTA PSBB TRANSISI: Daftar Museum yang Kembali Dibuka dan Syarat Berkunjung

"Kita membuka hotline di beberapa museum. Sebaiknya, para pengunjung dapat menghubungi nomor tersebut sebelum melakukan kunjungan ke museum," kata Iwan dilansir dari beritajakarta.id, Senin (16/11/2020).

Nantinya para pengunjung juga harus mengikuti protokol kesehatan sebelum memasuki area museum, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, mengecek suhu tubuh, membayar tiket dengan non tunai dan mengisi data pengunjung.

"Jam kunjungan museum mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB,” lanjutnya.

Berikut nomor hotline untuk masyarakat yang ingin berkunjung ke museum:

AYO BACA : Tarik Minat Generasi Muda, Museum Harus Miliki Spot Foto

1. UP Museum Kesejarahan Jakarta di nomor 081389722025

2. UP Museum Kebaharian Jakarta di nomor 087787618733

3. UP Museum Seni di nomor 085655889890

4. UP Pusat Kesenian Jakarta TIM di nomor 085777773040

5. UP Gedung Pertunjukan Seni Budaya di nomor 081398684567

6. UPK Perkampungan Budaya Betawi di nomor 081236224636.

"Para pengelola diminta untuk mengatur jarak antar pengunjung dan apabila ditemukan pengunjung atau pegawai yang terpapar Covid-19, akan dilakukan penutupan museum tiga hari untuk dilakukan penyemprotan desinfektan berturut-turut," tutur Iwan.

AYO BACA : Museum dan Taman Ismail Marzuki Bisa Dikelola Pakai Sistem BLU

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar