--> -->

Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Terminal Tirtonadi Dinobatkan Jadi Terminal Sehat Tingkat Nasional

  Selasa, 17 November 2020   Budi Cahyono
Petugas Terminal Tipe A (TTA) Tirtonadi Solo mengawasi penumpang yang masuk ke bilik disinfektan untuk mencegah paparan Covid-19. (Ayojakarta/Budi Cahyono)

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Tak kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19, Terminal Tipe A (TTA) Tirtonadi Solo dinobatkan menjadi Terminal Sehat Kementerian Kesehatan.

Pengumuman pemenang tersebut dilaksanakan secara daring pada Selasa (17/11/2020) pagi. Pengelola Terminal Tirtonadi Solo menerapkan protokol kesehatna kepada penumpang, awak bus, maupun petugas terminal selama pandemi.

"Alhamdulillah kita berhasil mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama Terminal Sehat yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan," kata Koordinator Terminal Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, melalui keterangan resmi yang diterima Ayojakarta, Selasa (17/11/2020).

Joko menjelaskan, kriteria penilaian terminal sehat dari Kementerian Keseghatan pada tahun ini berbeda dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Penilaian dan verifikasi lapangan dilaksanakan oleh tim penilai, yang berjumlah 3 orang dari Kementerian Kesehatan. Salah satu poin yang menjadi tinjauan utama adalah pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (new normal) yang kini menjadi hal yang wajib dilakukan di tempat publik.

AYO BACA : Dukung Pariwisata Domestik, Garuda Serius Adaptasi Protokol Kesehatan Covid-19

"Kalau tahun lalu kan belum ada new normal, nah tahun ini ada dan masuk menjadi salah satu kategori penilaian dan penerapan protokol kesehatan itu hal yang wajib dalam penilaian, " tutur dia.

Ikuti Arahan Pemerintah

Joko mengatakan, sejak awal pandemi Covid-19, pihaknya telah mengikuti arahan-arahan yang diberikan baik oleh pemerintah pusat, melalui Kementerian Kesehatan, maupun oleh Pemkot Surakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Surakarta.

"Kami tak pernah kendor melaksanakan protokol kesehatan, pokoknya jalan terus. Cuci tangan, pakai masker, pakai sarung tangan bagi petugas, dan lainnya. Sosialisasi juga kita laksanakan dengan menggunakan poster dan banner. Selain itu kita umumkan selalu melalui pengeras suara yang ada di Tirtonadi," imbuhnya.

Selain itu, setiap penumpang yang baru datang dari luar kota, wajib memasuki ruang disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah terminal.

AYO BACA : Selama Pandemi, Warga Bekasi Rajin Budidaya Ikan Lele Sangkuriang

Tempat duduk di ruang tunggu pun menerapkan jaga jarak antara satu bangku dengan bangku yang lain. Petugas tak segan menegur penumpang ataupun awak bus yang tidak memakai masker.

Tak berhenti di situ, sebelum memasuki terminal, seluruh penumpang wajib mencuci tangan dan dicek suhu melalui alat pengecek suhu. Di beberapa sudut terminal juga menyediakan tempat cuci tangan bagi penumpang, petugas, maupun awak bus.

Joko mengaku perbedaan fokus pada penilaian Lomba Terminal Sehat ini, merupakan tantangan bagi insan perhubungan, untuk bisa berupaya maksimal, guna memberikan jaminan rasa aman kepada penumpang dan pengunjung terminal.

"Kalau dulu fokusnya hanya kebersihan, kerapian, makanan sehat, sumber air sehat, dan toilet sehat, sekarang protokol kesehatan, dan itu sudah kita laksanakan maksimal. Kita optimistis dengan penjuriannya." sambungnya.

Sementara, penanggung jawab pelaksanaan lomba terminal sehat TTA Tirtonadi, Jamaludin mengatakan penilaian lomba terdiri dari dua hal. Yang pertama adalah administrasi kesehatan yang disertakan data pendukung, dan yang kedua tinjauan lapangan.

"Yang pertama itu verifikasi administrasi yang kita setorkan sebulan yang lalu. Kemudian verifikasi lapangan, dengan tim penilai yang terjun langsung ke TTA Tirtonadi," ujarnya.

AYO BACA : WFH saat Pandemi? Yuk, Banyak Bergerak untuk Tingkatkan Imun

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar