Berebutlah Disuntik Vaksin Anti Covid-19 Jika Sudah Tersedia

  Minggu, 22 November 2020   Icheiko Ramadhanty
ilustrasi vaksinasi anti corona/ Republika.co.id

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Survei nasional Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang didukung oleh UNICEF dan WHO, menunjukkan bahwa 64,8% dari 115.000 responden di 34 provinsi di Indonesia, bersedia menerima vaksin Covid-19.

Namun, masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu 3M (Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga jarak). Hal itu ditegaskan oleh Dokter Penyakit Dalam Rumah Sakit Menteng Mitra Afia, Dirga Sakti Rambe.

“Sekalipun ada vaksin tetap harus 3M. Sekarang kita sambil menunggu vaksinnya ada, maka senjata kita saat ini adalah 3M,” tegas dia dalam diskusi yang disiarkan di YouTube FMB9ID_IKP, Minggu (22/11/2020).

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Ini Kriteria Prioritas Vaksinasi, Presiden Jokowi Siap Paling Pertama

Dia mengimbau bahwa masyarakat harus konsisten dengan 3M. Terkait dengan proses pengembangan vaksin, Dirga berharap ada satu efektifitas bahwa vaksin tersebut nantinya dapat dihasilkan dalam kondisi baik dan sesuai harapan.

“Cakupan imunisasinya (vaksinasi) itu harus luas dan tinggi. Kita harapkan 70%. Oleh karena itu jangan ragu kalau vaksinnya sudah ada,” ujarnya.

Dirga menuturkan, ketika nanti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengizinkan vaksin Covid-19 siap edar, hal itu dikatakan Dirga, menandakan bahwa vaksin tersebut sudah aman dan efektif.

“Justru kita harusnya rebutan gitu harus segera vaksinasi,” tuturnya.

AYO BACA : Pemkab Bekasi Siapkan 50 Tenaga Medis Jelang Vaksinasi Covid-19

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar