Berpotensi Menaikkan Angka Covid-19, Jokowi Minta Libur Panjang Akhir Tahun Diperpendek

  Senin, 23 November 2020   Budi Cahyono
Presiden Jokowi (dok: setkab.go.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Libur panjang pada akhir tahun berpotensi menaikkan kembali tren kasus Covid-19 di Tanah Air. Untuk itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jatah cuti bersama akhir tahun 2020 dikurangi.

Permintaan Presiden tersebut disampaikan dalam rapat terbatas kabinet, Senin (23/11/2020).

AYO BACA : VAKSIN COVID-19: Sinovac Masuk Uji Klinik Tahap 3, Jokowi Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin

Saat ini, pemerintah memang dihadapkan pada dilema mengenai penyelenggaraan cuti bersama akhir tahun yang dikhawatirkan kembali menaikkan tren kasus Covid-19. Kendati begitu, belum dipastikan berapa jatah hari cuti bersama yang dikurangi.

"Kemudian yang berkaitan dengan masalah libur, cuti bersama akhir tahun termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idulfitri, Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan pers usai rapat terbatas, Senin (23/11/2020).

AYO BACA : Belajar dari Pandemi, Saatnya Manusia Kembali Menghargai Kehidupan dan Kesehatan

Presiden Jokowi, ujar Muhadjir, juga memerintahkan pihaknya segera menggelar rapat koordinasi antarkementerian/lembaga untuk membahas pengurangan libur akhir tahun dan pengganti libur cuti bersama Idulfitri.

Sebelumnya, wacana peniadaan cuti bersama akhir tahun sempat disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 apabila masyarakat tetap abai menjalankan protokol kesehatan dan kasus baru tak kunjung melandai.

Pascalibur panjang akhir Oktober lalu, grafik penambahan kasus harian kembali menanjak pada November ini setelah sempat landai sejak pertengahan Oktober. Adanya libur panjang akhir tahun ditakutkan akan memperburuk risiko penularan Covid-19 yang tak kunjung usai.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan libur Hari Raya Natal pada 24-25 Desember. Kemudian ada cuti bersama akhir tahun 28-31 Desember sebagai pengganti libur Lebaran yang lalu. Hari libur masih ditambah tanggal merah pada 1 Januari 2021 yang jatuh pada Jumat.

AYO BACA : Dokter Tetap Sarankan Masyarakat Wajib Vaksinasi di Tengah Pandemi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar