>

PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Rp1,8 Juta ke BNI, BRI, BTN, Mandiri Akan Ada Potongan Pajak? Ini Sebabnya!

  Selasa, 24 November 2020   Aini Tartinia
ilustrasi uang (dok)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Beberapa pengajar dan tenaga kependidikan tidak akan memperoleh bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) guru honorer secara utuh.

Dalam sesi tanya jawab di webinar YouTube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menjelaskan, BLT senilai Rp1,8 juta bakal dipotong pajak sejumlah 5% bagi penerima yang mempunyai nomor pokok wajib pajak (NPWP).

“Sementara, yang belum memiliki NPWP dikenakan potongan sebesar 6%,” ujar Nadiem, Selasa (17/11/2020) lalu.

BLt atau BSU guru honorer senilai Rp1,8 juta dikenakan pajak penghasilan (PPh) didasarkan pada Pasal 21 Undang-Undang No. 7 Tahun 1983 tentang pajak penghasilan sebagaimana telah diubah terakhir Undang-Undang No. 36 Tahun 2008. Pajak langsung dipotong dari dana bantuan subsidi upah.

Sebelumnya, Nadiem mengatakan program BLT atau BSU guru honorer ini akan menyasar sekitar 2 juta orang lebih pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) non-PNS (Pegawai Negeri Sipil). Dana bantuan diberikan sebesar Rp1,8 juta yang disalurkan sekaligus hanya satu kali sampai dengan akhir bulan ini kepada masing-masing penerima.

Bagi kalian yang belum tahu cara cek BLT atau BSU guru honorer sudah cair apa belum, silakan login ke website info.gtk.kemdikbud.go.id khusus para guru honorer dan tenaga pendidik jenjang pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.

AYO BACA : Untuk Para Guru Honorer, Ini Syarat Pendaftaran PPPK 2021!

Sementara itu, khusus dosen dan tenaga pendidik jenjang perguruan tinggi, login di pddikti.kemdikbud.go.id.

Bagaimana caranya? Simak langkah berikut ini:

1. Login dengan memasukkan e-mail yang telah diverifikasi atau melakukan pengaturan ulang melalui Dapodik sekolah masing-masing bila terjadi kesalahan data.

2. Untuk membuka Info GTK, gunakan akun pendidik dan tenaga pendidik (PTK) yang terverifikasi.

3. Pastikan menggunakan e-mail yang aktif.

Setelah masuk, nantinya akan muncul informasi terkait status pencairan dan syarat-syarat yang belum terpenuhi.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT GURU HONORER KEMENAG: Cair Akhir November atau Awal Desember, Insya Allah

Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi PTK non-PNS untuk mendapatkan BLT atau BSU guru honorer Rp 1,8 juta dari Kemendikbud, yaitu:

Lantas, bila sudah terdaftar sebagai penerima, bagaimana cara mencairkan BLT atau BSU guru honorer tersebut?

Dikutip dari Buku Saku yang dirilis Kemendikbud, para penerima bantuan wajib menyiapkan sejumlah dokumen, yakni:

– Kartu Tanda Penduduk (KTP)

– Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada

– Surat Keputusan Penerima BSU Kemendikbud yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti

– Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangani oleh penerima.

PTK non-PNS membawa dokumen tersebut dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa. Kalian akan diberikan waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan hingga tanggal 30 Juni 2021.

AYO BACA : PENCAIRAN KJP TAHAP 2 NOVEMBER 2020: Masih Dalam Proses, Katanya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar