--> -->

Satpol PP Depok Amankan Puluhan Siswa Bermain Game Online saat Jam Belajar

  Selasa, 01 Desember 2020   Budi Cahyono
Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny. Foto: Rusdy Nurdiansyah /Republika

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Pada masa pandemi Covid-19, pembelajaran tatap muka belum bisa dilaksanakan. Sebagai gantinya, para siswa diminta belajar daring.

Namun, para siswa di Kecamatan Beji, Pancoran Mas, dan Sukmajaya malah beramin game online di sejumlah warnet saat jam pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung.

Aparat Satpol PP Kota Depok berhasil mengamankan puluhan siswa terdiri dari usia pelajar SD dan SMP yang tengah asyik bermain game online.

AYO BACA : Catat! Jatah Libur Akhir Tahun Resmi Dipangkas Pemerintah

"Kami gelar razia dan amankan puluhan anak usia SD dan SMP yang sedang bermain game online di sejumlah warnet di saat PJJ," ujar Sekretaris Satpol PP Kota Depok, Ferry Birowo, di Balai Kota Depok, Selasa (1/12/2020), seperti dikutip Republika.

Ferry menyatakan, saat ini pihaknya sedang mendata puluhan anak yang diamankan di Kantor Satpol PP Kota Depok.

"Selain mendata, kami juga memanggil orang tuanya. Kami juga berikan nasihat dan pengarahan. Kami meminta orang tua lebih mengawasi kegiatan anak-anaknya saat jam sekolah. Perhatian orang tua perlu dilakukan guna mengawasi anak saat PJJ," jelas Ferry.

AYO BACA : Menang Free Fire, SMKN 13 Depok Raih Juara

Menurut Ferry, saat jam PJJ anak-anak usia sekolah seharusnya melaksanakan kegiatan belajar di rumah.

"Kami juga memberikan teguran lisan kepada pemilik maupun penjaga warnet. Pengelola warnet diminta untuk menolak anak bermain game online saat jam belajar PJJ. Kami tidak akan segan memberikan sanksi apabila pengelola warnet mengabaikan peringatan ini dengan melakukan penyegelan dan mencabut izinnya," terangnya.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap anak-anak sekolah saat PJJ. Untuk itu, pelajar harus tetap berada di rumah saat jam belajar di masa pandemi Covid-19.

"Kami akan terus lakukan pengawasan ke sejumlah warnet saat jam belajar PJJ berlangsung. Pelajar yang kedapatan berada di warnet diberikan imbauan untuk tidak berada di warnet saat jam belajar PJJ. Selain itu, mereka juga diberikan surat peringatan. Kami ingatkan untuk tidak lagi berada di warnet saat jam belajar PJJ," tegas Lienda.

AYO BACA : Covid-19 Depok: Sembuh 119 Orang, Positif Tambah 179 Orang (Update 1 Desember 2020)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar