Pengemudi Ojol yang Sempat Terprovokasi Lawan Petugas Dishub Kini Mau Ditertibkan

  Sabtu, 05 Desember 2020   Fitria Rahmawati
Tangkapan layar puluhan pengendara ojol terlibat debat dengan petugas Dishub Jaksel di kawasan Jalan Bulungan, depan Blok M Plaza, Rabu (2/12/2020). [Ist via Suara.com]

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM - Para pengemudi ojek online yang sempat berkerumun dan bersitegang dengan petugas Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta di trotoar Blok M Plaza kini mau ditertibkan. Mereka mengaku terprovokasi sehingga sempat mengintimidasi dan mengancam pembakaran mobil operasional yang menertibkan kerumunan.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan mengatakan, setelah kejadian yang viral beberapa hari lalu, para pengemudi ojol yang ditertibkan sudah tak lagi melawan.

"Ya sudah gak melawan. Kan karena ada provokasi aja kemarin," ujar Budi saat dihubungi Suara.com - jaringan Ayo Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Budi menjelaskan, pembubaran ojol yang berkerumun sudah menjadi kegiatan rutin. Bahkan jika ada yang parkir dan motornya ditinggal, petugas melakukan operasi cabut pentil (OCP).

AYO BACA : Enggan Ditegur Karena Berkerumun, Ojol Bersitegang dengan Petugas Dishub

"Selama ini mereka menyadari kesalahannya sehingga menerima," tuturnya.

Seperti pada hari Jumat kemarin, petugas melakukan pembubaran kerumunan Ojol dan OCP parkir liar. Operasi berjalan lancar terlebih lagi di hari Jumat ada kegiatan rutin menutup jalan kawasan Taman Ayodya dan sekitaran Bulungan.

"Giat gabung dengan Polsek, Koramil dan Kecamatan Kebayoran Baru," pungkasnya.

Sebelumnya, sekelompok ojek online dan pengemudi bajaj di kawasan Jalan Bulungan, depan Blok M Plaza tak terima saat dibubarkan oleh petugas Dishub Jakarta Selatan. Mereka bersitegang dengan petugas yang menertibkan lantaran ada ojol yang tak terima dan melakukan provokasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar