PILKADA DEPOK 2020: Pradi Sindir Jabatan Pemkot Depok Dikuasai Orang Dekat Idris

  Senin, 07 Desember 2020   Aini Tartinia
Pradi-Afifah dalam debat terakhir Pilkada 2020 Kota Depok/dok: ist

DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Debat putaran ketiga Pilkada 2020 Kota Depok berlangsung sengit karena kedua pasangan calon Wali Kota itu saling serang komentar.

Dalam debat terakhir bertajuk Kerukunan Sosial, Demografi, dan Lingkungan Hidup itu, pasangan Pradi Supriatna dan Afifah Alia menyerang Idris dengan menuding banyak jabatan di Pemerintahan Kota Depok yang diisi berdasarkan kedekatan. Ia pun menyentil Idris agar memberikan kesempatan kepada para profesional.

“Ini saya pikir kurang tepat, buat ke depan kita harus bisa menyiapkan dan memberikan kesempatan berbagai stakeholder yang ada sesuai dengan kompetensinya sesuai dengan kemampuannya,” ucapnya dalam siaran debat, Jumat (4/12/2020) .

Ungkapan itu ia lontarkan ketika perdebatan berlangsung seputar isu pelestarian budaya Depok. Ketika itu, Pradi menyalahkan Idris karena enggan menyerahkan kursi ketua dewan kebudayaan kepada fungsionaris partai.

Idris dalam jawabannya menegaskan, keengganan itu disebabkan karena ia ingin jabatan itu diisi oleh orang yang profesional dan lebih pluralis.

“Perlu ditegaskan tidak ada dewan dan belum ada dewan kebudayaan di Kota Depok, yang ada adalah dewan kesenian Kota Depok." jawab Idris.

Diketahui, Pilkada 2020 Kota Depok menjadi ajang tempur 2 kandidat petahana. Wali Kota Depok Mohammad Idris, kalangan non-partai yang dekat dengan PKS, bakal berupaya menyongsong periode kedua kekuasaannya. Idris berduet dengan kader PKS, Imam Budi Hartono yang telah dua periode duduk di DPRD Jawa Barat.

Idris dan Imam diusung 17 kursi di parlemen, yakni melalui PKS, Demokrat, dan PPP serta Partai Berkarya di luar parlemen. Sementara itu, Pradi Supriatna, wakil Idris saat ini di pemerintahan, bakal berusaha memperoleh kursi Wali Kota.

Pradi berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDIP yang gagal lolos ke Senayan pada Pemilu Legislatif 2019 lalu. Pradi dan Afifah diusung koalisi gemuk terdiri dari Gerindra, PDIP, Golkar, PAN, PKB, PSI, serta 7 partai lain di luar parlemen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar