Banjir Rob Terjang Pesisir Indramayu, Ribuan Rumah Terendam

  Senin, 07 Desember 2020   Budi Cahyono
ilustrasi (AyoMedia)

INDRAMAYU, AYOJAKARTA.COM -- Gelombang tinggi di perairan Laut Jawa menyebabkan banjir rob di sedikitnya 2 desa di kawasan pesisir Indramayu, Senin (7/12/2020).

Ribuan rumah warga di Desa Eretan Wetan dan Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, diketahui terdampak banjir rob sejak Minggu (6/12/2020).

Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin menyebutkan, setidaknya 2.772 rumah warga di ke-2 desa itu terendam air. Sebanyak 52 rumah di antaranya bahkan rusak.

"Sampai hari ini (Senin) sebagian besar rumah masih terendam," katanya.

Ketinggian banjir bervariasi, dengan kisaran 20-60 cm. Sebelum terendam, gelombang tinggi air laut setinggi sekitar 2 m menerjang area permukiman penduduk.

Kondisi itu diperparah dengan hujan yang terus turun selama 2 hari terakhir. Keadaan tersebut diperkirakan membuat waktu surut air terhitung lama.

Tak hanya gelombang laut tinggi dan intensitas hujan yang masih tinggi, ketiadaan saluran pembuang turut berkontribusi terhadap waktu surut air. Kendati demikian, katanya, warga masih bertahan di rumah masing-masing.

"Tidak ada yang mengungsi," ucapnya.

Sementara itu, gelombang tinggi pula diketahui telah membuat sebuah kapal tongkang pengangkut batu bara terdampar di Pantai Eretan Kulon.(Erika Lia)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar