>

Pemkot Bogor Larang Perayaan Pergantian Malam Tahun Baru

  Senin, 14 Desember 2020   Husnul Khatimah
[ilustrasi] Doa bersama malam tahun baru 2019 (Ayojakarta/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Kota Bogor mengeluarkan surat edaran tentang tertib kegiatan masyarakat pada malam pergantian tahun baru 2020-2021 di masa pandemi Covid-19 di Kota Bogor. Surat edaran ini menegaskan tidak ada perayaan tahun baru dimasa pandemi Covid-19 dengan berkerumun.

Surat Edaran yang berisi 4 poin itu ditandatangani Wali Kota Bogor, Bima Arya pada (8/12/2020), yang juga disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Ketua Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Seluruh Pimpinan Organisasi di Kota Bogor.

AYO BACA : Kampung Perca di Kota Bogor Direncanakan Jadi Destinasi Wisata Baru

Pertama, tidak diperkenankan untuk melakukan perayaan kegiatan malam  pergantian Tahun Baru 2020-2021 yang berpotensi menciptakan kerumunan atau keramaian pada kegiatan masing-masing.

Kedua, tim yang dibentuk pada  Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor melaksanakan kegiatan   edukasi dan pengawasan untuk menjamin  tidak terjadinya kerumunan dan mendisiplinkan tamu pengunjung  agar  tetap  patuh pada protokol kesehatan Covid-19.

AYO BACA : Warga Kota Bogor Dilarang Pesta Tahun Baru

Ketiga, Kegiatan operasional usaha restoran, usaha pariwisata atau usaha jasa lainnya yang dinyatakan boleh  melaksanakan kegiatan agar  tetap  mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Keempat, Pemerintah Daerah Kota Bogor,  bersama  TNI, Polri dan  tim  penegakan disiplin tertib kesehatan akan menindak tegas sesuai ketentuan apabila terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta menyatakan, sebagai dasar kebijakan di masa Pandemi Covid-19 di Kota Bogor, Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 57 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 dan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 110 Tahun 2020 tentang PSBMK di Kota Bogor, sebaiknya dipatuhi oleh semua pemilik, penyelenggara atau penanggung jawab usaha industri dan jasa dan seluruh masyarakat, agar kegiatan ekonomi tetap berjalan namun kesehatan juga terjaga.

"Sesuai aturan PSBMK, untuk jam operasional tempat usaha hingga pukul 22.00 WIB, baik untuk restoran, kafe, hingga pusat perbelanjaan," katanya.

AYO BACA : Libur Akhir Tahun Diperpendek, Begini Respons Anggota Komisi X DPR RI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar