--> -->

Geber Hbring, Pemkot Depok Ajak Masyarakat Cegah Stunting

  Selasa, 15 Desember 2020   Fitria Rahmawati
ilustrasi stunting/ dok Kemenkes

DEPOK, AYOJAKARTA.COM - Mencegah stunting, Pemkot Depok mengajak masyatakat untuk bersinergi mengetahui apa saja penyebab stunting. Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan, masyarakat perlu mengetahui apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting.

Upaya pencegahan stunting, kata dia, dapat dilakukan dengan memastikan kesehatan yang baik dan gizi yang cukup pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Dalam tahapan itu, 40% kontribusi pencegahan berasal dari faktor lingkungan berupa sanitasi lingkungan yang baik, serta ketersediaan air bersih.

AYO BACA : DKI Masih Lakukan Kajian Sekolah Tatap Muka, Pemprov Tak Ingin Ada Klaster Baru

"Kemudian, 30% dari faktor perilaku yang di dalamnya terdapat pola asuh, pola makan, dan pola hidup. Serta, 20% dari faktor pelayanan kesehatan dan 10% dari faktor genetik," jelas Novarita.

Novarita melanjutkan, untuk itu upaya penurunan stunting dilakukan melalui dua intervensi. Pertama, intervensi gizi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung. Lalu kedua adalah intervensi gizi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung.

AYO BACA : Satgas Covid-19 Klaim Belum Dapat Laporan Klaster Pilkada Serentak

"Upaya penurunan stunting akan lebih efektif jika kedua intervensi dilakukan secara terintegrasi. Karena dapat lebih memperkuat efektivitas penurunan stunting mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi," pungkas Novarita.

Memenuhi kebutuhan informasi masyarakat soal stunting, pihaknya menggelar Pencanangan Gerakan Bersama Hayuu Berantas Stunting (Geber Hbring) secara virtual, Senin (14/12/2020) kemarin. 

Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Depok Mohammad Idris, perwakilan dari perangkat daerah terkait, camat dan lurah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, serta perwakilan dari Posyandu setiap kecamatan.

"Pencanangan gerakan tersebut dilakukan untuk memaksimalkan upaya pencegahan stunting di daerah. Gerakan ini kami lakukan agar seluruh elemen dapat terus melakukan koordinasi, sinergisitas, dan sinkronisasi agar dalam pelaksanaannya dapat lebih optimal," jelas dia.

AYO BACA : Vaksinasi Covid-19, DKI Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar