>

KULINER JAKARTA: Menikmati Masakan Rumahan Tempo Dulu di Resto Sumber Asli

  Kamis, 24 Desember 2020   Icheiko Ramadhanty
KULINER JAKARTA: Menikmati Masakan Rumahan Tempo Dulu di Resto Sumber Asli (ilustrasi)/ayojakarta/istimewa

 

AYOJAKARTA.COM, KAYU-KAYU warna-warni itu menempel dinding depan dan samping bangunan empat lantai yang didominasi rona putih. Bentuknya persegi empat memanjang. Disusun tetapi acak.

Sepintas, ornamen kayu itu menyerupai bentuk daun jendela atau daun pintu rumah zaman dulu. Warna-warninya cukup eyecatching di tengah dominasi putih. Memberikan sentuhan klasik di bangunan modern itu.

“Ya, mirip jendela lawas di rumah ayah ibu atau kakek nenek kita.” Begitu kata Rofikoh Rokhim, pemilik restoran Sumber Asli, rumah makan yang menempati bangunan di Jl. Cipete No.11 Jakarta Selatan, itu

Membawa kenangan masa lalu selaras dengan tagline resto Sumber Asli yakni Kuliner Tempo Dulu. Nostalgia pengunjung pun terus terbawa sampai ke dalam ruangan rumah makan yang baru eksis Agustus 2020. Meja, kursi, dan perlengkapan lain pun menonjolkan nuansa klasik terutama kerajinan Jawa.

Setiap lantai Sumber Asli dapat menampung 40 sampai 50 orang. Namun, di tengah pandemi Covid-19, pengelola memberlakukan protokol kesehetan sehingga hanya menerima 50% dari daya tampung ruangan.

Sesuai standar protokol kesehatan, Sumber Asli menyediakan tempat cuci tangan di bagian depan resto. Lalu di dalam ruangan, setiap meja diberikan jarak dan hanya ditempati dua orang saja. Hal yang sama juga berlaku di lantai dua.

Untuk para chef, mereka dibekali dengan alat pelindung diri (APD) lengkap seperti face shield, masker wajah, dan sarung tangan khusus.

Di lantai 3, pengelola resto menyediakan ruangan untuk pertemuan. “Atau bisa untuk berlatih tari atau yoga,” kata Opiek, begitu Rofikoh biasa dipanggil.

Suasana lain yang ditawarkan resto Sumber Asli adalah pengunjung bisa menikmati kuliner dengan rooftop di bagian paling atas bangunan. Pilihan waktu yang tepat untuk menikmati kulineran di fasilitas ini adalah senja hari, ketika matahari tenggelam.

Tentu, bagi restoran atau rumah makan, lidahlah alat ukur nomor satu. Resto Sumber Asli pun menawarkan cita rasa masakan yang membawa pengunjung bernostalgia ke tempo dulu. Entah ke masa kecil atau kampung halaman para pelanggan.

Tak cuma itu, Sumber Asli menyediakan kulineran yang jarang tersedia di dapur rumah pengunjung bahkan rumah makan lain di Jakarta. Sebut saja sambel tumpang, carang gesing, atau mangut lele misalnya.

Sajian sambel tumpang pastilah membawa penikmatnya ke masa-masa lalu atau membawa benak ke kampung halaman orang yang berasal dari Karesidenan Surakarta, Jawa Tengah. Nah, di Sumber Asli, tersedia sambal tumpang versi Klaten.

Anda bisa memilih dari deretan menu di bawah ini, mana yang kira-kira spesial:

  • bakmie kethoprak,
  • sambel tumpang,
  • carang gesing,
  • mentho,
  • bongko
  • roti kukus
  • gempol pleret
  • telor daun
  • ayam arohu ambon
  • ayam paniki ternate
  • ayam panggang klaten
  • ayam cincane samarinda
  • ayam bekakak sunda
  • ayam malbi palembang
  • sambel aceh
  • sop ikan aceh

Opiek mengaku dirinya merekrut juru masak yang berpengalaman untuk membuat masakan rumahan dari daerah di Indonesia. Tujuannya tentu agar hidangan yang dihasilkan sama persis dengan makanan yang ditemukan di daerah aslinya.

Selain menginginkan cita rasa rumahan, pengelola Sumber Asli juga memiliki misi sosial dalam menjalankan bisnis resto ini di tengah pandemi Covid-19. 

"Koki kami adalah asisten rumah tangga yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat Corona," ujar Opiek yang tercatat sebagai Guru Besar di FEB Universitas Indonesia  kepada Ayojakarta, Senin (22 Desember 2020).

Di sisi lain, melalui restoran Sumber Asli, perempuan bergelar profesor dan  PhD dari Universitas Sorbonne, Prancis, ini berkeinginan melestarikan aneka kuliner Nusantara di tengah serbuan makanan impor.

“Saya prihatin. Sekarang ini makanan kita diserbu oleh makanan asing. Kalau tidak ada yang melestarikan, makanan kita akan hilang,” ungkap Opiek.

Keberadaan Sumber Asli tentu bisa menjadi pilihan bagi Orang Jakarta dan sekitar yang merindukan kampung halaman dengan segala masakan tempo dulunya. Apalagi di kala pandemi seperti sekarang, ketika orang dibatasi untuk pergi jauh.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar