>

Klaster Keluarga Lebihi Perkantora, Bermaskerlah Meski di Rumah

  Selasa, 29 Desember 2020   Fitria Rahmawati
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ariza/ Suara.com

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Risiko penularan Covid-19 di ranah keluarga kini kian merebak ketimbang di perkantoran di DKI Jakarta. Itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Sebab itu, ia meminta agar warga tetap mengenakan masker meski di dalam rumah.

Politikus Partai Gerindra ini menegaskan, penerapan protokol kesehatan di dalam rumah sangat penting. Pasalnya, kini penularan Covid-19 jurstru lebih banyak terjadi di lingkungan rumah.

AYO BACA : Angka Kematian Covid-19 di DKI Jakarta Tembus 3 Ribuan Kasus per 28 Desember 2020

"Di rumah kami minta tetap melaksanakan prokes, termasuk memakai masker," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/12/2020).

Meski klaster keluarga meningkat bersamaan dengan penambahan jumlah pasien Covid-19 yang angka hariannya semakin tinggi, Riza menyebut "rem darurat" belum mau ditarik.

AYO BACA : Jumlah RW Zona Merah DKI Melonjak Lagi, Sekarang Ada 55 RW! Ini Daftarnya

Namun, memang ada batasan sendiri yang ketika dilewati, maka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perlu diperketat.

"Emergency brake sering disampaikan, itu kan sesuai dengan fakta dan data. Pak Gubernur pimpin rapat, mendengarkan semua pihak di internal, dengan forkopimda, dengan satgas pusat, dengan para pakar," jelasnya.

Karena itu, ia meminta agar segala elemen masyarakat terus disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan tertib. Jika dijalankan secara baik, maka PSBB tidak perlu diperketat.

"Kami minta kepada semua pihak, termasuk dunia usaha, perkantoran, bekerja sama untuk memastikan agar kota Jakarta terjadi pengurangan dan segera terbebas dari Covid-19," kata Riza memungkasi.

AYO BACA : Pemprov DKI Beri Sinyal Injak Rem Darurat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar