--> -->

Kasus Covid-19 Menggila, Efektifkah Prokes 3M?

  Rabu, 30 Desember 2020   Firda Puri Agustine
ilustrasi (dok)

BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM  – Kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan grafik peningkatan. Tercatat, ada penambahan 8.002 kasus konfirmasi positif baru, Rabu (30/12/2020). Sebagian orang bertanya, efektifkah protokol kesehatan yang selama ini diwajibkan?

Kandidat Doktor Fakultas Kedokteran Kobe University dr Adam Prabata dalam edukasinya melalui sosial media mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada metode pencegahan tunggal yang 100% efektif untuk mengatasi Covid-19.

“Setiap metode pencegahan memiliki kekurangan masing-masing, sehingga setiap lapis pencegahan diperlukan untuk meminimalisir risiko terinfeksi Covid-19,” katanya.

“Masing-masing protokol kesehatan memiliki tingkat efektivitas masing-masing dan bila dikombinasikan berpotensi meningkatkan kemampuan pencegahan terhadap Covid-19,” lanjut dia.

Lebih lanjut dr Adam mencontohkan kajian ilmiah tentang aturan menjaga jarak lebih dari satu meter, yang apabila dilakukan secara konsisten bisa mengurangi risiko tertular Covid-19 hingga lima kali lebih rendah.

“Penambahan jarak (dua meter atau lebih) dalam physical distancing semakin mengurangi risiko tertular Covid-19,” ujarnya.

Kemudian, kebijakan menghindari keramaian di masyarakat juga efektif menurunkan 38% potensi penambahan kasus Covid-19. Begitupun dengan kewajiban mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Alkohol 80% dapat membunuh virus penyebab Covid-19 dalam 15 detik, sehingga cuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60% sangat penting untuk mencegah penularan Covid-19,” kata dr Adam. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar