--> -->

Kasus Covid-19 Melonjak, Perlukah Pakai Masker di Rumah?

  Kamis, 31 Desember 2020   Firda Puri Agustine
ilustrasi (dok)

BEKASI SELATAN, AYOJAKARTA.COM – Kasus Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda penurunan hingga saat ini. Kondisi tersebut juga diperburuk dengan adanya mutasi virus corona baru yang terjadi di Inggris.

Meski belum terdeteksi masuk ke Indonesia, namun sejumlah langkah diambil pemerintah untuk mengantisipasi hal itu. Misalnya dengan menutup akses masuk WNA dari berbagai negara hingga 14 Januari 2020.

Kemudian, protokol kesehatan masyarakat ikut diperketat, termasuk saran penggunaan masker di dalam rumah. Tapi, sebagian masyarakat bertanya, apakah benar diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr RA Adaninggar, SpPD menjelaskan bahwa idealnya orang yang sehari-hari masih beraktivitas di luar rumah dan bertemu orang banyak adalah orang yang berisiko tinggi sakit dan menularkan penyakit.

“Jadi, memakai masker di rumah adalah salah satu usaha untuk mengurangi risiko menularkan ke anggota keluarga lain bila ternyata membawa virus dan tidak bergejala,” kata dr Adaninggar dalam edukasinya di sosial media, Kamis (31/12/2020).

Merujuk pada sejumlah penelitian, masker terbukti mengurangi risiko terjadinya klaster keluarga karena masker terbukti mengurangi risiko penularan sejak saat fase presimptomatik (beberapa hari sebelum muncul gejala di mana fase yang sangat menular).

“Namun, hingga sekarang belum ada rekomendasi khusus untuk penggunaan masker di rumah,” ujarnya.

“Hanya diwajibkan terutama bila sedang sakit, sedang atau ada keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, dan bila menerima tamu,” lanjut dr Adaninggar.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar