>

Mulai 1 Januari, Daop 3 Cirebon Hanya Jual Tiket KA di Tujuh Stasiun

  Jumat, 01 Januari 2021   Budi Cahyono
Ilustrasi kereta api

CIREBON, AYOJAKARTA.COM  -- Daop 3 Cirebon hanya melayani pembelian tiket kereta api (KA) di tujuh stasiun, mulai 1 Januari 2021. Ketujuh stasiun tersebut yakni, Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Haurgeulis, Pegadenbaru, Babakan dan Brebes.

Tiket KA yang dijual secara langsung di tujuh stasiun itupun hanya dapat dibeli tiga jam sebelum keberangkatan KA.

Sebelumnya, layanan pembelian tiket KA langsung tersedia di 13 stasiun. Dengan demikian, ada enam stasiun yang kini tidak lagi memberikan pelayanan tersebut.

Adapun enam stasiun itu adalah Stasiun Tanjung, Losari, Arjawinangun, Terisi, Ciledug dan Ketanggungan.

Meski tidak lagi melayani pembelian tiket secara langsung, keenam stasiun tersebut tetap melayani naik turun penumpang termasuk boarding secara mandiri.

Pelanggan cukup memindai barcode tiket pada scaner yang disediakan, serta menunjukan kartu identitas kepada petugas boarding.

''Meski penjualan tiket secara langsung di enam stasiun wilayah Daop 3 Cirebon kini ditiadakan, pelanggan tidak perlu khawatir karena KAI telah menyediakan pelayanan melalui aplikasi KAI Access,'' jelas Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon,  Luqman Arif, Jumat (1/1/2021).

Aplikasi KAI Access tersebut bisa digunakan untuk pembelian atau pemesanan tiket KA sampai dengan H–15 menit sebelum keberangkatan.

Pelayanan tiket secara online menggunakan aplikasi KAI Access itu merupakan upaya PT KAI dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan tidak ada kontak fisik secara langsung antara pelanggan dengan petugas loket. Selain itu, bisa mengurangi kerumunan orang dan antrean loket stasiun, sehingga pysical distancing tetap terjaga.

PT KAI pun tetap berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan lokal hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan, agar physical distancing di atas KA tetap terjaga. Para penumpang pun diharuskan dalam kondisi sehat.

Selain itu, mulai 22 Desember 2020 sampai 8 Januari 2021, pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa diharuskan untuk menunjukkan hasil Rapid Test Antigen yang negatif sebagai syarat untuk naik Kereta Api.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar