Strain Virus Baru Asal Inggris Terdeteksi di China

  Jumat, 01 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi strain baru corona/ shutterstock

CHINA, AYOJAKARTA.COM - Pemerintah China menemukan kasus virus corona strain baru yang menjangkit wanita usia 23 tahun. Wanita tersbut melakukan penerbangan menuju China dari Inggris pada 14 Desember. Ia diisolasi lantaran menunjukkan gejala ringan Covid-19.

Mengutip Channel News Asia, Jumat (1/1/2021) fakta ini diungkap Pusat Pengendalian Penyakit China atau CDC melalui sebuah penelitian yang dirilis pada Rabu, 30 Desember 2020 lalu.

Para ahli langsung melakukan sekuensing genetik dari sampel virus corona yang ada pada perempuan itu.

AYO BACA : 50 Negara Tutup 'Pintu Langit' untuk Inggris

Setelahnya diketahui pasien memiliki strain virus yang berbeda dengan yang ada di Shanghai maupun Wuhan. Setelah diuji, para ahli mengonfirmasi jika perempuan ini memiliki strain B117 yang telah menyebar lebih dulu di Inggris pada Oktober 2020 lalu.

Sementara itu sudah dikonfirmasi Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, yang mengungkap jika strain baru ini 70% lebih cepat menular dibanding varian sebelumnya.

Namun hingga saat ini belum ada bukti penelitian jika varian baru ini menyebabkan tingkat keparahan Covid-19, atau tidak ada bukti varian baru ini berisiko sebabkan kematian jadi lebih besar.

China sebelumnya menjadi salah satu dari 50 negara yang menutup akses penerbangan dari Inggris. 

AYO BACA : Varian Baru Covid-19, Penerbangan dari Inggris, Eropa, Australia Diperketat! Begini Aturannya!

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar