>

PJJ Tetap Berlaku di Semester Genap TA 2020-2021, Begini Ragam Keluhan Warganet DKI

  Senin, 04 Januari 2021   Aini Tartinia
Pemprov DKI tetap berlakukan PJJ untuk seluruh sekolah/dok: Twitter @DKIJakarta.

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tetap memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh sekolah di Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran 2020-2021.

"Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta tetap memberlakukan pembelajaran dari rumah utk seluruh sekolah di Provinsi DKI Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran 2020/2021," tulis akun Twitter resmi Pemprov DKI Jakarta @DKIJakarta, Minggu (3/1/2021).

Pembelajaran dari rumah ini direspons oleh netizen atau warganet DKI yang kembali mengingat jika sekolah online terus berlangsung hingga Maret 2021, maka genaplah satu tahun belajar di rumah sejak pandemi Covid-19.

"Jika terus sampe 13 Maret, ulang tahun dah anak2 DKI belajar dari rumah & diajari orangtua, he..he...," komentar akun @fahmi_alfansi.

AYO BACA : Dinilai Tepat, Pengamat Dukung Kebijakan Belajar Daring di Jakarta

Akun lainnya @Idzul6 mengaku tidak tahan jika terus menerus anak-anak belajar dari rumah. "Yah Allah...saya udah stress nih anak2 diwilayah saya pada asik main terus bikin gaduh tiap siang sama malem karna belajarnya cuma sebentar," tuturnya.

Ada juga warganet DKI yang mengusulkan sistem pembelajaran di Jakarta mengikuti model operasional bioskop sejak bioskop diizinkan buka tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Kan bisa kayak bioskop selang seling. Tolonglah ini untuk TK dan SD yang urgent untuk tatap muka full," kata akun @wawanharjanto.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta memperpanjang kembali PSBB transisi selama 14 hari ke depan. Kebijakan tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19 selepas libur Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021. 

AYO BACA : 2021 Sekolah Tatap Muka? Bunda, Coba Baca 6 Rekomendasi IDAI Ini

Berdasarkan penilaian dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) maupun Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), kami memutuskan untuk memperpanjang PSBB transisi hingga 17 Januari 2021," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam keterangan tertulis.

Perpanjangan PSBB transisi didasari Keputusan Gubernur (Kepgub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 1295 Tahun 2020. Aturan itu menegaskan apabila tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan, PSBB transisi otomatis diperpanjang selama dua pekan.

Pemprov DKI dapat menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy apabila terjadi kenaikan kasus secara signifikan. Indikasinya, tingkat penularan mengkhawatirkan sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu meminta masyarakat disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Ia mengingatkan masih terjadi penularan covid-19 di Ibu Kota tetapi masih terkendali.

"Masyarakat jalankan disiplin 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, serta menjaga jarak agar dampak penyebaran covid-19 dapat kita tanggulangi bersama, terlebih setelah libur Natal dan Tahun Baru," kata Anies.

AYO BACA : Sekolah Tatap Muka Dimulai Januari 2021, Begini Pendapat IDAI

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar