>

Hilangnya Jack Ma Usai Kritik Pemerintah China

  Senin, 04 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Pendiri Alibaba, Jack Ma, dikabarkan menghilang usai mengkritik pemerintah China/ twitter

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Masyarakat dunia sedeng mencari di mana keberadaan pendiri Alibaba, Jack Ma. Pasalnya, ia dikabarkan menghilang sejak terakhir berbicara pada forum keuangan ketika dia mengkritik keras otoritas keuangan China di bawah kepemimpinan Presiden xi Jinping.

Ma sebelumnya mengkritik pedas soal sistem keuangan di China yang masih menggunakan budaya lama. Pasalnya, kini zaman sudah berubah dan teknologi membawa perubahan kepada masyarakat muda. Kritik pedas tersebut dia sampaikan dalam pidatonya Oktiber tahun lalu. Sejak saat itulah, Ma mulai dihadang berbagai tekanan dari pemerintah.

Hal yang membuat publik memperhatikan tekanan tersebut adalah Pemerintah China dan rencana penawaran umum perdana (IPO) Ant Group senilai 37 miliar dolar AS di Bursa Shanghai dan Hong Kong ditangguhkan. Ma tidak pernah terlihat di depan umum sejak saat itu.

Padahal, Ma saat itu dijadwalkan untuk tampil pada acara pencarian bakat wirausaha Afrika yang dia gagas bertema "Pahlawan Bisnis Afrika", pada November 2020 lalu. Posisi Ma sebagai juri pada final kontes itu diganti. Foto Ma dihapus dari halaman web penjurian. Jack Ma juga tidak diikutsertakan dalam video promosi acara untuk wirausaha pemula itu.

AYO BACA : Peduli Penanganan Corona, Jack Ma Terbitkan Buku Digital

Seperti dilaporkan Financial Times, akhir pekan ini, final acara wirausaha Afrika itu berlangsung pada November 2020.

Seorang juru bicara Alibaba mengatakan, ada agenda yang bentrok sehingga Jack Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dari panel juri terakhir Pahlawan Bisnis Afrika.

Ada jejak terakhir Ma mengapresiasi kompetisi wirausaha Afrika tersebut dalam utasnya di Twitter. Hingga kini, Ma belum kembali muncul ke publik.

Salah satu kontestan dalam kompetisi tersebut mengatakan sangat terpukul mengetahui Ma tidak hadir pada babak final. Pada saat final, Ma telah digantikan oleh Lucy Peng, seorang eksekutif di Alibaba.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar