>

Jelang Abu Bakar Bakar Ba’asyir Bebas: Tim Gabungan Amankan Pintu Masuk Sukoharjo

  Kamis, 07 Januari 2021   Budi Cahyono
Abu Bakar Baasyir Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto

SOLO, AYOJAKARTA.COM – Menjelang dibebaskannya Abu Bakar Ba’asyir, langkah pengamanan dilakukan jajaran keamanan di wilayah Solo Raya.

Tim gabugan tiga unsur TNI di Solo Raya bakal mengamankan pintu masuk menuju Kabupaten Sukoharjo saat kepulangan Abu Bakar Ba'asyir ke Ngruki, Grogol, Jumat (8/1/2021).

Ba'asyir diketahui bebas dari Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor setelah menjalani hukuman 15 tahun penjara dalam kasus terorisme.

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rano Maxim Adolf Tilaar, memaparkan tiga tim gabungan itu mulai Grup 2 Kopassus Kartasura, Brigif 413 Kostrad Palur, serta Yonif RM 408/SBH Sragen.

AYO BACA : Jelang Abu Bakar Ba'asyir Bebas, Kapolda Jateng: Tidak Ada Penjemputan Khusus, Massa Langgar Prokes akan Dibubarkan!

"Ketiga unsur ini akan disebar ke sejumlah titik perbatasan untuk penyekatan mengantisipasi jika ada simpatisan yang berniat datang atau sowan ke Ngruki," kata Rano, Rabu (6/1/2021).

"Segala bentuk kegiatan berkerumun dilarang. Kita membantu tim Satgas Covid-19 dan akan membubarkan segala bentuk kerumunan saat kepulangan nanti," tambah dia.

 

Rano memaparkan, penyekatan tidak hanya difokuskan pada titik sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, kediaman Ba'asyir.

AYO BACA : Belasan Jurnalis Koran Lokal di Balikpapan Demosi Jadi Loper Koran hingga Cleaning Service

Namun juga pintu masuk Solo Raya, baik dari Yogyakarta, Semarang, hingga Jawa Timur. Nantinya, lanjut dia, Kodim setempat jadi leading sector penyekatan bersama tiga unsur di atas.

"Seperti dari Yogyakarta nanti mulai Delanggu sudah ada penyekatan. Lalu Sragen dan Wonogiri antisipasi masuknya massa dari Jawa Timur," tegasnya.

Sosok kelahiran Lampung itu menambahkan, hasil koordinasi dan komunikasi, persiapan jajaran kepolisian sudah maksimal.

"Yang pasti untuk leading sektornya pengamanan adalah kepolisian. Kami dari unsur TNI disini juga memiliki personil dan juga perlengkapan siap memback-up," papar dia.

Rano juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memaksakan datang dan menyambut kepulangan Ba'asyir yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Larangan kerumunan massa sudah ada aturannya, termasuk sanksi bagi yang melanggar," pungkasnya.

AYO BACA : PSBB Jawa-Bali, Pemprov Jawa Barat Nilai Sudah Tepat

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar