>

Cerita Cing Abdel Bertemu Abah Anom, Mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah: Beliau Orang Sakti

  Kamis, 07 Januari 2021   Eries Adlin
Cerita Cing Abdel Bertemu Abah Anom, Mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah: Beliau Orang ‘Sakti’ (ilustrasi)/ayojakarta/istimewa

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Komedian Abdel Achrian mengisahkan cerita lama ketika dia sempat bertemu dengan almarhum Abah Anom, mursyid Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN).

Kisah suprarasional yang dialami Abdel disampaikan di kanal YouTube-nya saat berbincang bareng dengan Habib Hussein Ja’far Hadar dalam sesi WawanCanda.

Kejadiannya berlangsung sekitar tahun 1998. Saat itu Abdel yang terjerat narkotika jenis putau (heroin) dikirim keluarganya ke Inabah yang berada di bawah Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pondok pesantren dengan aliran TQN ketika itu dipimpin oleh Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin atau lebih terkenal dengan panggilan Abah Anom.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Di Balik Lelaki Sukses, Ada…?

Menurut laman resmi Pondok Pesantren Suryalaya, Abah Anom menggunakan nama Inabah menjadi metode bagi program rehabilitasi pecandu narkotika, remaja-remaja nakal, dan orang-orang yang mengalami gangguan kejiwaan.

Konsep perawatan korban penyalahgunaan obat serta kenakalan remaja adalah mengembalikan orang dari perilaku yang selalu menentang kehendak Allah atau maksiat, kepada perilaku yang sesuai dengan kehendak Allah atau taat.

“Inabah gue itu Inabah 15,” kata Abdel.

Setiap ‘pasien’ di Inabah nantinya akan ditalqin sebagai simbol yang bersangkutan telah menjadi pengikut Tarekat Qadiriyah Naqsabandiyah.

“Jadi, kita dibina dulu di Inabah selama beberapa waktu, setelah itu nanti kita ditalqin. Kita sendiri gak tahu kapan kita akan ditalqin. Waktu itu, gue juga gak tahu ditalqin itu apaan?”

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Sepengetahuan Abdel, rombongannya adalah generasi terakhir pasien Inabah yang ditalqin oleh Abah Anom secara langsung sebagai mursyid TQN itu. “Kalau pake bahasa awam, mursyid itu mirip-mirip guru besar deh. Setelah itu, yang menalqin adalah murid dari Abah Anom.”

Sehari sebelum waktu yang ditetapkan untuk talqin, Abdel bermimpi didatangi oleh seseorang. “Orang itu bilang, ‘Del, besok elo ke Suryalaya’. Dan ternyata memang benar, besoknya gue serombongan diajak ke Pesantren Suryalaya untuk ditalqin.”

Keesokan harinya, Abdel bersama pasien Inabah yang belum ditalqin berangkat ke Pesantren Suryalaya dan mengantri satu persatu untuk ditalqin langsung oleh Abah Anom. Abdel mengaku dirinya belum pernah sama sekali melihat mursyid TQN tersebut.

“Dan ternyata, wajah Abah Anom itu persis orang yang datang di mimpi gue. Beliau memang orang sakti, kali ya?” kata Abdel kepada Ayojakarta.com

Kejadian lain yang sempat membuat bingung komedian ini adalah ketika Abah Anom memberikan nasihat kepada para pasien Inabah.

“Beliau bicara pake bahasa Sunda. Sebagian dari kita gak ngerti bahasa Sunda termasuk saya. Lucunya, kami semua langsung menangis tersedu-sedu denger suara beliau.”

Bagi Habib Hussein, pengalaman seperti yang dialami Abdel mungkin bisa menjadi bukti bahwa Abah Anom adalah kekasih Allah.

“Kalau Allah sudah cinta kepada dia (seseorang), semua bisa berada di bawah kendali dia (sesorang) karena dia sudah dicintai Allah.”

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Belajar dari Gus Baha dan Anak Tongkrongan

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar