>

Penjual Surat Tes Corona Palsu Dibekuk Polisi

  Kamis, 07 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Tiga pemuda tersangka kasus penjualan surat swab palsu di Bandara Soetta. (Suara.com/Bagaskara)

SENAYAN, AYOJAKARTA.COM - Tiga pemuda yang menjual tes corona palsu diamankan polisi di tiga lokasi yang berbeda. Mereka menjual surat palasu hasil tes PCR untuk bisa lolos pergi ke Bali kepada penggunanya saat akhir rtahun 2020. Kasus tersebut terbongkar usai influencer dokter Tirta Mandira Hudhi alias Dokter Tirta mengunggahnya ke instagram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, tiga pemuda yang ditangkap yakni MHA (21), EAD (22), dan MAIS (21). Untuk MHA dicokok di Bandung, kemudian EAD di Bali, dan MAIS di Ibu Kota.

"1 orang tersangka awalnya. Kemudian merembet menjadi 3 yang sudah berhasil kita amankan. Ini juga beredar di medsos dari akun saudara dokter Tirta," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Yusri mengatakan, awalnya polisi melakukan penelusuran dari unggahan dokter Tirta yang menunjukkan kalau adanya penjual surat hasil tes PCR palsu untuk bisa pergi ke Bali pada akhir tahun 2020 lalu. Tirta merasa dengan adanya penjual surat hasil swab palsu itu banyak orang yang dirugikan.

AYO BACA : Covid-19 di Indonesia Rekor Lagi! Nyaris 10 Ribu Kasus Sehari! (Update 7 Januari 2021)

Ternyata yang diunggah dan dikritisi Tirta tersebut setelah ditelusuri akun penjualnya milik salah satu pelaku yang keninian sudah diamankan polisi yakni MHA. Akun tersebut bernama @hanzdays.

"Ini yang diunggah tersangka MHA, kemudian diketahui dokter Tirta dan disampaikan di akun beliau," tuturnya.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan dari sana kemudian polisi langsung melakukan pendalaman dan penangkapan terhadap ketiga pelaku. Dalam kasus ini PT BF selaku pihak yang merasa dirugikan kemudian melapor ke Polda Metro Jaya.

"Kemudian diketahui dokter Tirta dan disampaikan di akun beliau. Sampai kepada PT BF yang kemudian membuat laporan ke polisi," tandasnya.

AYO BACA : Kasus Aktif Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 17 Ribuan per 7 Januari 2021

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar