>

Transjakarta Persilakan Operator Pilih Pabrikan Bus Listrik Terbaik

  Jumat, 08 Januari 2021   Aini Tartinia
Ilustrasi bus listrik Transjakarta/dok: beritajakarta.id

CAWANG, AYOJAKARTA.COM – Berbagai pabrikan penyedia bus listrik baik luar negeri maupun dalam negeri berlomba-lomba menyediakan armada untuk mendukung program Langit Biru yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta.

Antusiasme ini terlihat dari merek-merek bus listrik yang hadir. Setelah BYD yang bekerja sama dengan Bakrie Autoparts sukses melakukan uji coba komersial bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), kini merek lain seperti Skywell, Higer, Zhongtong, Mobil Anak Bangsa (MAB) dan INKA E-Inobus ikut meramaikan persaingan.

AYO BACA : Keren! Potret Baru Halte Senen di Instagram Anies Baswedan

Direktur Utama PT Transjakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengatakan, para operator TransJakarta yang akan menggunakan bus listrik dapat memilih bus dengan kualitas baik disertai dukungan penuh purnajual dari APM.

Transjakarta sebagai pengguna, nantinya akan menyerahkan pemilihan merek kepada operator karena skema kerja sama dengan pola BDMI atau BSPA yang baru dijalankan oleh TransJakarta, akan menjamin keterandalan armada secara teknis sebagai pemenuhan standar pelayanan.    

"Pada prinsipnya, kami menyambut baik antusiasme yang sekarang ada, baik itu dari pabrikan luar negeri maupun dalam negeri untuk berpartisipasi dalam mengadakan bus listrik bagi para operator. Kalau semua lulus kajian dan uji teknis dari Dishub maka kami akan memberikan kriteria komersialnya nanti," katanya dilansir beritajakarta.id, Kamis (7/1/2021).

AYO BACA : Kalian Perlu Tahu! Begini Cara Aktifkan Wi-Fi Gratis TransJakarta di 252 Halte

Adapun, TransJakarta telah sukses melakukan uji coba komersial sebanyak dua unit bus listrik merek BYD yang bekerjasama dengan PT Bakrie Autopart. TransJakarta juga akan merencanakan untuk melakukan uji coba unit-unit bus listrik dari pabrikan lain.

"Harapan kami, 2021 ini secara bertahap pada pertengahan semester kedua, bus listrik sudah mulai dapat digunakan dan dirasakan oleh masyarakat Jakarta. Sementara itu, untuk mekanisme kerjasamanya masing masing pabrikan harus terlebih dahulu lolos uji teknis yang dibuktikan dengan dokumen dokumen teknis dari Dishub, barulah kami bisa beri kesempatan uji coba secara komersial, sebelum nantinya pihak operator akan melakukan penjajakan untuk melakukan pembelian,” tambahnya.

Pada 2020 lalu, TransJakarta juga telah sukses melaksanakan program uji coba bus listrik dengan berbagai metode sebagai pemenuhan persyaratan.

Menanggapi pemberitaan yang mengatakan PT Transjakarta bekerja sama dengan pabrikan Bus Higer dari Tiongkok, Jhony menjelaskan pihaknya tidak mengetahui apabila kerja sama itu ada. “Kami kalau bekerja sama melakukan uji coba pasti ada MoU atau dokumen yang menjadi dasar kerja sama,” tandasnya.

AYO BACA : Asyik, TransJakarta Siapkan Wi-Fi Berkecepatan Tinggi Gratis Tanpa Batas Kuota di Semua Halte Koridor

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar