>

Daftar 30 Negara yang Lakukan Vaksinasi Anticovid-19

  Jumat, 08 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi vaksin Covid-19/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Merangkum dari Republika.co.id, di dunia sudah ada 30 negara yang menerapkan vaksinasi anticovid-19. Itu dilakukan untuk mencegah keterjangkitan virus corona yang bisa menimbulkan kematian. Para peneliti di dunia berlomba-lomba membuat vaksin untuk menyelamatkan umat manusia.

Vaksin tersebut seperti, vaksin kolaborasi dari perusahan Amerika dan Jerman "Pfizer-BioNTech". Ini merupakan vaksin pertama yang dirilis dan mendapatkan persetujuan disusul kemudian vaksin mRNA dari perusahaan Moderna. Berikut ini adalah negara-negara yang telah melakukan kampanye dan suntikan vaksinasi covid-19 :

Inggris
Inggris adalah negara pertama di dunia yang mengumumkan melakukan vaksinasi Pfizer-BioNTech pada Rabu 1 Desember 2020. Pemerintah Inggris memperioritaskan vaksin corona ini untuk mereka yang berusia lanjut di panti jompo dan untuk petugas tenaga kesehatan. Inggris juga kembali menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca dari University of Oxford sejak 30 Desember 2020 lalu dan mulai digunakan pada Senin, 4 Januari 2021.

Uni Emirat Arab (UEA)
Di bandingkan negara lain, UEA sebenarnya negara tercepat yang berani melakukan uji klinis tahap 3 vaksin Sinovac dari China. Vaksin tersebut telah digunakan UEA sejak 15 September 2020. Izin dikeluarkan untukĀ  penggunaan vaksin dalam kondisi darurat untuk para tenaga medis dan kesehatan yang bergerak digarda terdepan dalam menangani pandemi covid-19.

Kanada
Vaksin Pfizer-BioNTech gelombang pertama tiba di Kanada pada Desember 2020. Pada 14 Desember, Kanada, tepatnya di rumah sakit Toronto pertama kali melakukan suntikan vaksin kepada warga lanjut usia (lansia) dan para pekerja garis depan.

Amerika Serikat
Amerika mulai melakukan vaksinasi pada 14 Desember 2020 dengan vaksin Pfizer-BioNTech. AS pun memperioritaskan vaksin untuk tenaga kesehatan dan lansia. AS juga menyetujui vaksin mRNA keluaran Moderna sebagai vaksin kedua untuk mengatasi pandemi covid-19. Vaksin ini rencananya akan disuntikkan untuk orang dewasa berusia di atas 18 tahun. Belakangan, AS juga disebut-sebut akan menyetujui vaksin keluaran Johnson & Johnson apabila telah dirilis.

Arab Saudi
Vaksin Pfizer-BioNTech tiba di kerajaan pada Rabu 16 Desember 2020 dan esoknya, Saudi mulai melakukan kampanye vaksin virus corona tersebut. Menteri Kesehatan dan Putra Mahkota Saudi salah satu yang menerima suntikan gelombang pertama vaksin tersebut. Saudi bahkan menyediakan pusat vaksin bagi masyarakat untuk melakukan vaksin, yakni di Jeddah, Riyadh, dan wilayah timur. Pusat vaksin ini selanjutnya akan dibangun di seluruh wilayah Saudi.

AYO BACA : Komisi Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Hukumnya Suci & Halal

Israel
Israel mulai menjalankan program vaksinasi pada 19 Desember 2020. Sebanyak 150 ribu orang setiap hari mendapatkan suntikan vaksin. Israel juga menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech untuk disuntikkan kepada lansia dan tenaga kesehatan.

Qatar
Vaksin Pfizer-BioNTech tiba di negara ini pada 21 Desember 2020 dan mulai melakukan kampanye vaksinasi pada esoknya, 22 Desember 2020. Menurut Menteri Kesehatan Qatar, lansia dan pasien covid-19 akan menerima suntikan Pfizer-BioNTech.

Swiss
Swiss mulai melakukan vaksinasi pada 23 Desember 2020 untuk mereka yang rentan, termasuk lansia berusia 75 tahun dan yang memiliki sakit kronis. Swiss juga salah satu negara yang menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech dari Jerman.

Selanjutnya, banyak negara-negara yang mulai melakukan vaksin covid-19 pada 24 Desember 2020 antara lain Meksiko, Kuwait, Chili, Serbia, dan Kostarika. Kemudian negara yang melakukan vaksin pada 26 Desember 2020 di antaranya, Prancis, Slovakia, Hongaria, dan Jerman.

Selanjutnya disusul negara-negara seperti Italia, Siprus, Spanyol, Denmark, Rumania, Polandia, Malta, Finlandia, Yunani, Oman, dan Republik Ceko yang melakukan vaksinasi pada 27 Desember 2020.

Belakangan, Belanda baru merilis vaksinasi pada 6 Januari 2021. Salah seorang yang mendapatkan suntikan pertama vaksin covid-19 di Belanda adalah seorang perawat yang selama ini bergerak digarda terdepan menangani pasien covid-19.

Belanda seperti banyak negara-negara lainnya, memoercayakan vaksin Pfizer-BioNTech untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk terhindar dari infeksi parah Covid-19

AYO BACA : BPOM Jamin Surat Izin Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Keluar Sebelum 13 Januari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar