>

Piala FA: Hakim Ziyech Jadi Motor Serangan Chelsea saat Mengalahkan Morecambe

  Senin, 11 Januari 2021   Budi Cahyono
Hakim Ziyech menjadi motor permainan Chelsea saat menekuk Morecambe 4-0 dalam laga putaran keempat Piala FA. Foto: EPA-EFE/Mike Hewi

LONDON, AYOJAKARTA.COM – Tim Liga Primer Inggris, Chelsea tampil perkasa saat menjamu Morecambe dalam pertandingan lanjutan Piala FA di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (10/1/2021) malam WIB.

Tampil mendominasi sepanjang pertandingan, pasukan Frank Lampard itu menggilas Morecambe dengan skor meyakinkan, 4-0. Atas kemenangan ini the Blues memastikan satu tiket ke putara keempat Piala FA.

Chelsea tampil sangat dominan atas Morecambe sejak pertandingan dimulai. Bermaterikan pemain-pemain top dunia, Chelsea membuat Morecambe sama sekali tak berkutik menerima serangan klub berjulukan The Blues tersebut. Morecambe terpaksa harus  bermain bertahan.

Hakim Ziyech sering memberikan ancaman lewat aksinya melewati sejumlah pemain lawan. Saat pertandingan berjalan tiga menit, Ziyech memberikan umpan matang kepada Timo Werner yang berada di tiang gawang. Namun, tendangan Werner masih melebar.

Tuan rumah terus mengendalikan permainan. Sedangkan Morecambe bersabar menunggu momen tepat melakukan serangan.

Chelsea akhirnya berhasil menjebol gawang Morecambe pada menit ke-18 lewat Mason Mount. Ia dengan nyaman melesakkan bola ke gawang tamu karena lepas dari kawalan.

Tertinggal satu gol, Morecambe semakin tertekan. Mereka kesulitan keluar dari tekanan untuk sekadar melakukan serangan balik.

Semua lini permainan Chelsea sama-sama memberikan ancaman. Gol Timo Werner pada menit ke-44 menutup skor 2-0 pada babak pertama.

Babak kedua, Chelsea menambah gol cepat melalui Callum Hudson-Odoi pada menit ke-49. Berawal dari umpan sempurna Ziyech yang melihat penyerang internasional Inggris itu di posisi ideal, Odoi dengan mudah mencetak gol.

Ziyech benar-benar menjadi pemain menonjol dalam laga tersebut. Mantan pemain Ajax Amsterdam tersebut menjadi motor serangan Chelsea. Atas aksi dan umpannya, serangan Chelsea menjadi lebih mudah.

Lampard melakukan penyegaran dengan menarik keluar Ziyech dan memasukkan Christian Pulisic. Timo Werner digantikan Olivier Giroud.

Strategi Lampard untuk memasukkan pemain yang lebih segar, cukup berjalan efektif. Chelsea berhasil mencetak gol keempat melalui Kai Havertz pada menit ke-85. Gol tersebut sekaligus menjadi gol penutup dalam laga tersebut.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar