>

Gubernur Anies Ingatkan Warga Bansos Covid-19 Jangan Disalahgunakan

  Kamis, 14 Januari 2021   Aini Tartinia
Gubernur DKI, Anies Baswedan saat meninjau langsung penyaluran BST di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01 Matraman (Instagram @aniesbaswedan)

MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meninjau langsung pelaksanaan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) warga Jakarta yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Palmeriam 01 dan Sekolah Dasar Negeri Kayu Manis 01, Matraman, Jakarta Timur.

Penyaluran BST ini merupakan upaya untuk meringankan dampak ekonomi masyarakat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

AYO BACA : Dua Hari PSBB Ketat, Satpol PP DKI Tindak 3.576 Warga Jakarta Tak Kenakan Masker

"Jadi, kami memantau distribusi BST di SDN Palmeriam 01 dan SDN Kayu Manis 01, prosesnya berjalan baik dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat," ujar Anies dilansir siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Rabu (13/1/2021). 

Dalam peninjauannya, Anies menitipkan pesan kepada para penerima BST agar dana bantuan tidak disalahgunakan dan memprioritaskan kebutuhan keluarga.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Tinggi, Pelaku Usaha Diminta Taat Aturan PSBB Ketat Jakarta

Dana bantuan itu, jelas Anies, hendaknya tidak digunakan untuk kebutuhan tersier yang tidak memberi dampak pada perekonomian dan kebutuhan pokok keluarga.

"Bapak-bapak diingat ya, uangnya untuk kebutuhan keluarga, kalau sempat juga buat menghidupkan lagi usaha Bapak-bapak dan Ibu-ibu. Mudah-mudahan lancar semua ya," ujar dia.

Besaran BST DKI Jakarta jumlahnya Rp300.000 per bulan, diberikan selama empat bulan, mulai dari Januari 2021 sampai dengan April 2021. BST tersebut disalurkan kepada sebanyak 1 juta penerima manfaat yang dilakukan tahun 2021 secara bertahap dan bergiliran dari satu wilayah administrasi DKI Jakarta ke wilayah administrasi lainnya.

Lokasi penyaluran terdapat di wilayah sebanyak 814 titik sekolah yang tersebar di enam wilayah kota/kabupaten administrasi dengan 160 titik sekolah yang digunakan setiap hari untuk penyaluran.

AYO BACA : KABAR DUKA: Syekh Ali Jaber Wafat Dalam Keadaan Negatif Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar