>

DKI Mulai Gerakan Vaksinasi Covid-19, Tahap Pertama untuk 7 Juta Warga

  Sabtu, 16 Januari 2021   Icheiko Ramadhanty
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memantau pelaksanaan vaksinasi perdana di DKI/dok. beritajakarta

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Provinsi DKI Jakarta telah memulai program vaksinasi Covid-19 sejak Kamis (14/01/2021) lalu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memberikan nama program vaksinasi tersebut yaitu Gerakan Vaksinasi Covid-19.

Pada giat tersebut, vaksinasi diberikan secara gratis kepada sejumlah tokoh pemerintahan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) DKI Jakarta, tokoh agama, dan organisasi profesi kesehatan di pendopo Balai Kota Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, memimpin kegiatan pencanangan tersebut bersama 20 orang penerima.

"Hari ini merupakan rangkaian dari ikhtiar kita, seluruh unsur pemerintah dan masyarakat untuk sama-sama mengendalikan wabah pandemi yang dilewati selama sembilan bulan lebih. Saat ini peluncurannya sedang dilakukan walaupun kegiatan vaksinasi sejak kemarin sudah dikerjakan di Jakarta," ujar Gubernur Anies, dilansir dari beritajakarta.id, Sabtu (16/1/2021).

Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta mendukung program Pemerintah Pusat dengan semangat untuk mengurangi angka penularan dan angka kematian serta mengupayakan angka kekebalan komunitas (herd immunity) tercipta di masyarakat dari Covid-19. 

Di samping itu, dia juga tidak lupa mengingatkan terkait efektivitas bagaimana vaksin tersebut bisa melindungi individu dari penularan.

"Angkanya sudah dikeluarkan tapi tanggung jawab kita di sini justru sebaliknya dan ini sebabnya mengapa kita yang sudah divaksin pun harus tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Yang sering terpikirkan oleh kita adalah bagaimana kita tidak tertular, sementara yang harus dipikirkan adalah bagaimana kita tidak menularkan kepada yang lain," ungkap Anies.

Sementara itu, pemberian vaksinasi Covid-19 akan dilaksanakan secara bertahap, yakni pertama, diberikan kepada tenaga kesehatan. Kedua, diberikan kepada kepada petugas layanan publik serta masyarakat rentan secara geospasial dan ekonomi. Lalu, ketiga, diberikan kepada masyarakat umum dan pelaku ekonomi, juga masyarakat rentan lainnya, yaitu lansia.

Pemberian vaksinasi Covid-19 diutamakan kepada setiap orang yang terbukti tidak sedang atau pernah terinfeksi sehingga Anies dan wakilnya, Ahmad Riza Patria atau kerap disapa Ariza, tidak termasuk di dalam kelompok yang diutamakan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, menambahkan vaksin yang saat ini telah didistribusikan dan siap diberikan telah mendapatkan izin keamanan Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM RI dan juga sertifikasi Halal melalui Fatwa MUI pada tanggal 11 Januari 2021.

Dia mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta siap melayani warga Jakarta sebanyak 7.610.198 jiwa sesuai dengan target sasaran pemberian vaksin.

"Kami juga menyiapkan sebanyak 488 fasilitas kesehatan untuk melayani vaksinasi Covid-19 yang tersebar di enam wilayah kota dan kabupaten administrasi. Selain itu, ada 1.498 tenaga vaksinator yang terlatih untuk memberikan vaksin," ujarnya. 

 

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar