--> -->

15 Orang Terpapar Covid-19, PN Surabaya Ditutup Sementara

  Senin, 18 Januari 2021   Budi Cahyono
PN Surabaya ditutup sementara dari Senin hingga Jumat setelah 15 orang terpapar Covid-19. (dok Ayomedia)

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ditutup sementara setelah 15 pegawai terpapar Covid-19. Pelayanan PN Surabaya ditutup mulai Senin (18/1/2021).

Juru Bicara PN Surabaya Martin Ginting menyebut, 15 orang itu dinyatakan positif usai menjalani tes usap atau swab test Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Seluruh hasil swab PCR yang diikuti sebanyak 325 ASN dan honorer PN Surabaya lalu, sudah kita terima dari tim Dinkes kota Surabaya pada Minggu 17 Januari 2021," ujar Ginting, Senin (18/1/2021).

"Hasilnya terdeteksi sebanyak 11 pegawai dinyatakan positif Covid-19. Ditambah lagi 4 yang sebelumnya sebelumnya sudah dirawat sebelum tes swab dilakukan, jadi total 15 pegawai dinyatakan positif Covid-19,” sambungnya.

Ginting menambahkan, mayoritas pegawai yang terpapar berasal dari lingkup Panitera Penganti (PP). Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya bernomor W14.U1.344/KP.04.6/01/2021, Ginting menegaskan pihaknya memutuskan untuk menghentikan sementara operasional perkantoran dan layanan PN Surabaya terhitung sejak tanggal 18 hingga 22 Januari 2021.

“Atas dasar hasil swab itulah, pimpinan melaporkan ke Pengadilan Tinggi (PT) Jatim, selanjutnya oleh PT diarahkan untuk memberhentikan aktivitas sementara pelayanan di PN Surabaya. Sehingga Ketua PN Surabaya hari itu juga menerbitkan Surat Keputusan (SK),” bebernya.

Ginting menjelaskan, hal tersebut dilakukan pihaknya usai mempertimbangkan beragam hal. Terutama, keselamatan seluruh pegawai maupun masyarakat pengguna jasa PN Surabaya.

“Menjadi pertimbangan utama dalam keputusan lockdown ketiga ini. Diharapkan dengan adanya lockdown ini, maka PN SBY telah mengakomodasi kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus di lingkungan PN Surabaya,” imbuh Ginting.

Kendati lockdown, Ginting menuturkan masih ada beberapa pelayanan yang masih dilakukan PN Surabaya. Antara lain layanan yang bersifat urgent atau mendesak serta perkara pidana yang masa tahanannya akan habis.

"Yaitu layanan yang bersifat mendesak dan tidak dapat ditunda pelaksanaannya, seperti layanan upaya hukum dan persidangan perkara pidana yang tahanannya akan berakhir dan tidak dapat diperpanjang lagi,” tutupnya. (Praditya)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar