>

Jadi Gejala Covid-19, Begini Cara Atasi Sesak Napas

  Senin, 18 Januari 2021   Firda Puri Agustine
Ilustrasi sesak napas karena Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Sesak napas merupakan kondisi seseorang di mana sulit untuk menghirup oksigen. Dalam kondisi yang parah, sesak napas dapat menyebabkan kematian.

Kondisi ini juga bisa jadi salah satu gejala dari infeksi virus corona atau Covid-19. Namun, sesak napas juga bisa disebabkan oleh banyak faktor lain. 

Beberapa orang mungkin mengalami sesak napas secara tiba-tiba dan hanya dalam waktu yang singkat.

Namun beberapa lainnya mengalami masalah sesak nafas berulang. Sesak napas yang terjadi secara berulang dapat disebabkan oleh penyebab umum atau akibat dari kondisi mendasar yang lebih serius.

Dikutip dari Medical News Today, sesak napas yang terjadi secara tiba-tiba dapat berarti bahwa orang tersebut memerlukan penanganan darurat. 

Untuk sesak napas yang berat harus segera mendapat pertolongan medis. Namun, untuk sesak napas ringan, terdapat beberapa penanganan yang dapat dilakukan di rumah, di antaranya.

1. Tarik napas dalam-dalam
Menarik napas dalam-dalam dapat membantu meredakan sesak napas. Hal ini dapat dilakukan dengan berbaring dan meletakkan tangan di perut. Setelah itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung.

Biarkan paru-paru terisi udara, lalu tahan selama beberapa detik. Setelah itu hembuskan napas perlahan melalui mulut. Hal ini dapat dilakukan berkali-kali hingga napas kembali normal.

Cara ini harus dilakukan dengan baik dan benar. Penelitian menunjukkan, ketika seseorang melakukannya dengan tidak benar, latihan ini bisa lebih berbahaya daripada membantu.

Misalnya, pada beberapa orang dengan kondisi pernapasan kronis yang parah, latihan pernapasan dalam dapat menyebabkan hiperinflasi.

2. Latihan pernapasan bibir
Pernapasan bibir yang mengerut membantu mengurangi sesak dengan memperlambat laju pernapasan seseorang. Latihan ini sangat berguna jika sesak napas disebabkan oleh kecemasan. Pernapasan ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:

- Duduk tegak di kursi dengan bahu rileks.
- Tekan bibir bersama-sama, jaga jarak kecil di antara keduanya.
- Tarik napas melalui hidung selama beberapa detik.
- Buang napas perlahan melalui bibir yang mengerucut selama empat hitungan.
- Ulangi pola pernapasan ini beberapa kali.

Seseorang dapat mencoba latihan ini kapan pun mereka merasa sesak napas. Mereka dapat mengulanginya sepanjang hari sampai mereka merasa lebih baik.

3. Menemukan posisi yang nyaman
Seseorang yang mengalami sesak napas dapat dikurangi dengan menemukan posisi yang nyaman untuk dirinya bernapas. Hal ini dapat dilakukan sampai tubuh menjadi lebih rileks dan pernapasan kembali normal. Biasanya cara ini digunakan untuk seseorang yang mengalami sesak anapas karena kecemasan atau kelelahan.

4. Menggunakan kipas angin
Sebuah studi tahun 2010 melaporkan, menggunakan kipas genggam untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah dapat mengurangi sensasi sesak napas. Metode ini dapat membuat seseorang terasa seolah-olah mendapat lebih banyak udara yang masuk ke dalam tubuh.

5. Menghirup uap
Uap dapat membantu menjaga salurangan hidung seseorang tetap bersih sehingga bernapas menjadi lebih mudah. Kelembaban dari uap juga dapat memecah lendir di paru-paru sehingga berguna untuk mengurangi sesak napas. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar