>

Antisipasi Aksi Mogok Massal Penjual Daging, Pemprov DKI Sediakan Daging Sapi Beku

  Rabu, 20 Januari 2021   Budi Cahyono
[ilustrasi] Penjualan daging sapi di Pasar Senen, Jakarta, Kamis (22/6). (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Pedagang daging sapi di Jakarta mewacanakan mogok massal untuk menyikapi semakin mahalnya harga daging di pasaran.

Persoalan tersebut direspons Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) dengan menyiapkan alternatif ketersediaan daging sapi beku untuk kebutuhan di Ibu Kota.

AYO BACA : Harga Daging Mahal, Ribuan Pedagang di Jabodetabek Bangkrut

"Jika aksi mogok (jualan) tersebut benar-benar terjadi, kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka alternatif penyediaan daging sapi beku," kata Plt Kadis KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/1/2021).

Elly memastikan stok daging sapi beku di Ibu Kota yang tersimpan di Bulog DKI Jakarta-Banten, PD Dharma Jaya, dan importir mampu mencukupi kebutuhan daging sapi saat aksi mogok jualan terjadi.

AYO BACA : Harga Daging Naik, Pedagang di Pasar Lama Tangerang Mogok Berdagang

Bahkan dia mengungkapkan, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan Kementan; Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta; Bulog DKI Jakarta-Banten; PD Dharma Jaya dan Perumda Pasar Jaya untuk kemungkinan melakukan operasi pasar (OP) daging sapi beku.

Namun, Elly menyebut, hal itu merupakan alternatif terakhir. Dia berharap agar para pedagang daging sapi tidak melakukan aksi mogok jualan. "Pemprov akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar aksi mogok tidak terjadi. Karena kasihan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan bahan baku daging sapi," jelas Elly.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa para pedagang daging sapi di Jabodetabek akan melakukan aksi mogok jualan selama tiga hari, yakni mulai Rabu (20/1). Kabar ini mengacu pada surat edaran Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021. Rencana ini dipicu tingginya harga daging sapi di pasaran sejak awal 2021.

AYO BACA : Aksi Mogok Massal Penjual Daging, RPH di Tangerang Tetap Layani Pemotongan Hewan

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar