>

Tawuran Manggarai: Antisipasi Aksi Susulan, Polisi Kumpulkan 100 Sidik Jari Warga

  Rabu, 20 Januari 2021   Budi Cahyono
Situasi tawuran antarwarga di Manggarai. (dok Suara.com)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Polisi mengumpulkan 100 sidik jari warga yang hadir dalam perjanjian damai terkait aksi tawuran antarwarga di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

Warga RW 04 Kelurahan Manggarai membuat perjanjian damai yang bertujuan mencegah aksi tawuran antar warga terjadi kembali.

Perjanjian damai itu ditandatangani oleh perwakilan warga dan disaksikan oleh Kapolsek Tebet Kompol Budi Cahyono, Camat Tebet Dyan Airlangga, dan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Jimmy Christian Samma. Naskah perjanjian yang dilengkapi materai 6.000 itu berlangsung di kantor Sekretariat RW 04, Selasa (19/1/2021).

AYO BACA : Polisi Buru Provokator Tawuran di Manggarai

"Kita di sini membuat deklarasi atau perjanjian damai antara masyarakat yang ada di bawah dan di atas. Kita tidak ingin terulang lagi kejadian yang sama, apalagi ini wilayahnya masih satu RW," kata Jimmy di lokasi.

Usai warga membuat perjanjian damai, pihak kepolisian mengumpulkan sidik jari dari sekitar 100 warga yang hadir. Jimmy mengatakan, pengambilan sidik jari warga bertujuan untuk memudahkan proses identifikasi jika tawuran kembali terulang.

"Sidik jari kita ambil untuk mengidentifikasi kira-kira apabila nanti ke depannya terjadi tawuran lagi. Teman-teman yang kita ambil sidik jarinya bisa kita identifikasi dengan cepat," kata dia.

AYO BACA : Sepekan PSBB Ketat Jakarta, Ribuan Pelanggar Prokes Ditindak Satpol PP

Sebelumnya, dua kelompok warga terlibat tawuran saling melempar batu di Jalan Manggarai II pada Minggu (17/1) malam. Tawuran dipicu perkara tembakan kembang api. Tawuran baru bisa dihentikan pada Senin dini hari usai aparat kepolisian menembakkan gas air mata. 

Dua kelompok yang terlibat tawuran itu adalah kelompok Gemtas yang berdomisili di Manggarai Atas dan kelompok Tuyul yang berdomisili di Manggarai Bawah. Kedua kelompok itu sama-sama warga RW 04 Kelurahan Manggarai.  

Kelompok Gemtas dan Tuyul kembali bentrok di Jalan Manggarai II pada Senin (18/1) malam. Tawuran dengan saling melempar batu itu juga baru berhasil dihentikan setelah aparat kepolisian melepaskan tembakan gas air mata. 

Tawuran yang kedua itu pemicunya adalah pelemparan air seni dan pemukulan. Kapolsek Tebet Kombes Pol Budi Cahyono menjelaskan, aksi pemicu itu bermula ketika tiga orang anggota kelompok Tuyul menggunakan satu sepeda motor mendatangi angkringan milik Rizki (18 tahun), anggota kelompok Gemtas, yang berlokasi di dekat Stasiun Manggarai, Senin sore. 

Sesampainya di lapak Rizki, ketiganya lantas melemparkan air kencing. Salah satu di antaranya juga memukuli Rizki.    

"Pelaku pemukulan itu kita sudah diketahui, inisialnya AA alias Gondrong. Dua orang lagi masih belum diketahui. Semuanya sedang kita buru" kata Budi. Selain tiga orang itu, imbuh dia, pihaknya juga tengah mengejar pria berinisial AG yang diduga kuat merupakan orang yang memprovokasi aksi pelemparan air seni dan pemukulan tersebut.

AYO BACA : Kasus Covid-19 Naik Terus, Kapasitas Rumah Sakit Covid-19 Jakarta Tersisa 13 Persen

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar