>

Kasus Pertama Mutasi Covid-19 Inggris Ditemukan di Kuwait

  Rabu, 20 Januari 2021   Budi Cahyono
Mutasi baru Covid-19 ditemukan di Kuwait. (dok)

KUWAIT, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kuwait mengumumkan mutasi baru Covid-19 Inggris telah terdeteksi di negaranya.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Kuwait mengatakan kepada kantor berita negara KUNA pada Selasa (19/1/2021), varian baru dari virus corona yang lebih menular itu ditemukan pada dua perempuan Kuwait yang pernah berada di Inggris.

"Mereka menjalani tes PCR sebelum berangkat ke Kuwait, tetapi tes PCR pada saat kedatangan menunjukkan hasil positif dan pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan mereka memiliki varian B1.1.7," kata juru bicara itu dilansir dari Alarabiya, Rabu (20/1).

Kuwait pada 6 Januari 2021 telah menangguhkan penerbangan komersial langsung ke dan dari Inggris hingga pemberitahuan lebih lanjut.

 Keputusan penangguhan kembali dilakukan tak lama setelah mencabut penutupan perbatasan udara, darat dan laut selama 12 hari pada 1 Januari 2021.

Penangguhan kembali dilakukan untuk mencegah masuknya varian baru virus corona yang pertama kali muncul di Inggris.

Negara Teluk Arab telah mencatat total 158.822 infeksi COVID-19 dan 950 kematian sejak virus corona mewabah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar