>

Miliki Stok Ratusan Ton, BUMD DKI Dharma Jaya Siap Bantu Ketersediaan Daging Sapi untuk Masyarakat

  Kamis, 21 Januari 2021   Aini Tartinia
Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan (ilustrasi)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PD Dharma Jaya siap membantu Pemprov DKI Jakarta untuk menggelar operasi daging di sejumlah pasar. Hal itu guna menjaga stabilitas persediaan daging sapi di tengah masyarakat.

Direktur Utama PD Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, sebagai upaya untuk menjaga stabilitas persediaan daging sapi ditengah masyarakat, PD Dharma Jaya siap mendukung Pemprov DKI Jakarta dalam kegiatan operasi pasar. Hal ini menjadi solusi untuk kebutuhan daging tetap terjaga.

"Kami memiliki stok daging sapi beku sebanyak 838,4 ton siap untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging di masyarakat," kata Raditya dalam akun Instagram resmi @dharmajaya66 yang dikutip Rabu (20/1/2021) kemarin.

AYO BACA : Lima Pasar di DKI Tak Ada yang Jual Daging Sapi Hari Ini

Selain Dharma Jaya, lanjut Raditya, masih ada pihak lain yang akan mendukung kegiatan operasi pasar seperti Bulog DKI Jakarta, Pasar Jaya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan Dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta dan lainnya. Tentu, ini menjadi sinergi yang baik dalam mengendalikan persediaan dan harga daging.

“Nanti untuk mekanisme Operasi Pasar, kami menunggu arahan dari DKPKP DKI Jakarta, intinya kami siap,” pungkasnya.

Sebelumnya, pedagang daging di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) sudah menyatakan rencana aksi mogok jualan mulai Rabu (20 Januari 2021), Kamis, dan Jumat.

Rencana mogok tersebut merupakan protes kepada pemerintah terhadap tingginya harga daging sapi di pasar sejak awal tahun. Rencana mogok tersebut diketahui melalui surat edaran Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021.

AYO BACA : Kesulitan Bayar Sewa saat Pandemi, Puluhan Ribu Warteg di Jabodetabek Bakal Tutup

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar